Ia pun tak bisa mendeklarasikan Pilpres AS tidak valid.
"Saya baru saja berbicara dengan Wapres Pence. Dia pria baik dan sopan. Dia menunjukkan keberanian di Gedung Capitol. Saya bangga bertugas bersamanya," kata Penasihat Kemanan Nasional AS, Robert O'Brien.
Petugas dari Kepolisian Capitol yang berjumlah 2.000 personel tidak kuasa membendung massa yang marah, di mana mereka memecahkan kaca dan merangsek masuk.
Bantuan pun dikerahkan dari wilayah tetangga seperti Montgomery County, Maryland, untuk memadamkan kekacauan di ibu kota.
Baca: Trump Terus Membandel, Tolak Tinggalkan Gedung Putih saat Hari Pelantikan Joe Biden
Baca: Daftar 32 Kata dan Frasa yang Paling Sering Dipakai Presiden AS Donald Trump dalam 5 Tahun Terakhir
Trump sendiri disebut memerintahkan Garda Nasional dan pasukan federal untuk membantu kepolisian dan memulihkan ketertiban.
Sejak dinyatakan kalah dalam Pilpres AS 3 November, Trump selalu mengeklaim bahwa terjadi kecurangan dalam penghitungan.
Dia bahkan menyerukan dalam berbagai kondisi agar pendukungnya bergerak ke Washington, dan menghentikan proses pengesahan di Kongres.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demo AS Rusuh, Trump Akhirnya Minta Pendukungnya Pulang"