Jadi Sorotan Artis Korea, Ini Fakta Meninggalnya Bayi Jung In Korban Kekerasan Orangtua Angkat

Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Keadaan bayi Jung In yang patah tulang dan tubuh penuh luka.

Pada bulan September, seorang dokter anak yang merawat Jung In melaporkan dugaan pelecehan terhadap Jung In kepada polisi.

Lagi-lagi polisi menutup penyelidikan dengan mengatakan mereka tidak dapat menemukan bukti dan tidak memisahkan anak dari pasangan tersebut.

4. Meninggal Dunia

Keadaan bayi Jung In yang patah tulang dan tubuh penuh luka.

Jung In meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Yangcheon pada 13 Oktober 2020.

Tubuhnya dipenuhi dengan luka, patah tulang, dan ada luka di kepalanya.

Selain itu dia tiga kali serangan jantung di rumah sakit dan dokter tidak bisa menyadarkannya.

5. Dilaporkan ke Polisi

Pihak rumah sakit lalu melaporkan kematian Jung In ke pihak polisi.

Mereka menduga adanya tindak kekerasan terhadap Jung In.

Baca: Kekerasan dalam Rumah Tangga, Seorang Kades di Tuban Hajar Istri hingga Babak Belur

6. Hasil Autopsi

Otopsi dilakukan oleh National Forensic Service.

Jung In diketahui meninggal akibat pendarahan organ karena tindakan eksternal.

Beratnya hanya 8 kg di usia 16 bulan.

Padahal sebelum diadopsi, berat Jung In 9 kg.

7. Orangtua Angkat Ditangkap

Ibu angkat bayi Jung In. (Yonhap)

Setelah investigasi, diketahui orangtua angkat Jung In melakukan kekerasan 1 bulan setelah mengadopsi.

Pada bulan November 2020, Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Seoul mendakwa ibu angkat atas pembunuhan tidak disengaja oleh pelecehan anak dan ayah atas kelalaian.

Sidang ibu akan dimulai pada 13 Januari 2021 di Pengadilan Distrik Seoul Selatan.

8. Ditemukan 800 Video Penyiksaan Jung In

Jang dan Ahn sempat mengelak telah melakukan kekerasan terhadap Jung In.

Namun, polisi menemukan bukti video keduanya menyiksa Jung In dengan sadar.

Ada 800 video yang menunjukkan Jang menyiksa Jung In.

(TribunnewsWiki/cva)



Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer