Menurut pdmnews.ru, Dr Mark Shamtsyan, profesor di St Petersburg State Institute of Technology mengungkapkan, Ekaterina adalah pribadi yang simpatik.
Meski memiliki wajah cantik dan tubuh model, ia adalah pribadi yang ramah, tidak sombong, dan penuh simpatik.
"Dia adalah orang yang sangat baik, sangat simpatik, kami semua mencintai dan menghormatinya, dan sekarang sulit untuk membicarakannya," kata Dr Mark Shamtsyan.
Diketahui, selain menjadi ilmuwan dan model, Ekaterina juga memiliki hobi fotografi.
“Tapi dia juga menyukai pekerjaannya, dia suka bekerja dengan mahasiswa,” ujar Dr Mark.
Di mata atasannya itu, Ekaterina adalah seorang peneliti dan dosen yang baik.
“Dia bekerja paruh waktu untuk kami dan tidak datang setiap hari. Dua, kadang tiga hari seminggu. Hari saat dibunuh, dia seharusnya hadir di kampus," katanya lagi.
“Ketika kami menyadari, dia tidak datang, kami mulai mencarinya, itu sudah hari Jumat,“ kata Dr Mark.
Polisi memberitahu pembunuhan Ekaterina kepada atasan dan koleganya di institut tersebut pada akhir pekan.
Komite Investigasi Rusia melakukan investigasi pembunuhan atas pembunuhan ini.
(tribunnewswiki.com/hr)