Ibu yang Biarkan Putranya Mati Kelaparan Divonis 4 Tahun: Kini Diprotes karena Dibebaskan

Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dawn Cranston (kiri) yang divonis bersalah dan dihukum 4 tahun penjara setelah terbukti membiarkan anaknya Jordan Burling (18, kanan), meninggal kelaparan. Dawn dibebaskan setelah menjalani hukuman 2 tahun dan mengundang protes sejumlah pihak.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang ibu tega membiarkan putranya yang berusia 18 tahun mati kelaparan.

Ibu ini divonis 4 tahun penjara karena perilakunya tersebut.

Namun, kini setelah dua tahun menjalani hukuman penjara, sang ibu ini dibebaskan dan membuat sejumlah pihak memprotes dibebaskannya ibu tersebut.

Diberitakan Daily Star, Minggu (20/12/2020), ibu bernama Dawn Cranston (45) divonis empat tahun penjara karena membiarkan putranya, Jordan Burling (18) meninggal kelaparan di Leed, Inggris.

Terungkap saat di pengadilan, Dawn hanya memberi asupan lima gelas susu per hari kepada anaknya yang menderita sakit tersebut.

Seorang ibu yang dinilai tidak berperasaan ini membiarkan putranya yang masih remaja mati kelaparan dilaporkan telah dibebaskan dari penjara pada saat Natal dan setelah menjalani hukuman kurang dari dua tahun di balik jeruji besi.

Baca: Pelaku Mutilasi di Bekasi Sebut Ada 5 Anak Lain Korban Pelecehan Seksual DS 

Tiga wanita dalam satu keluarga Jordan Burling: masing-masing sang nenek Denise Cranston (kiri), ibu Dawn Cranston (tengah) dan bibi Abigail Burling (kanan). Ketiganya sudah divonis bersalah atas dakwaan pembiaran Jordan Burling meninggal karena kelaparan.

Dawn Cranston dinyatakan bersalah atas pembunuhan atas kematian putranya yang berusia 18 tahun Jordan Burling, yang meninggal karena kekurangan gizi pada tahun 2016 setelah kelaparan selama enam bulan di Leeds, Yorkshire.

Remaja itu ditemukan kurus kering, hidup dalam kondisi kumuh dan berat badan kurang dari 37 kilogram, dengan rincian kasus yang mengejutkan bangsa ketika mereka muncul dua tahun kemudian.

Baca: Pelaku Penculikan di Tegal Ternyata Sudah Menikah 6 Kali dan Ngaku Ingin Jadikan Korban Anak Asuh

Dawn dijatuhi hukuman empat tahun di balik jeruji besi atas kematian,  tetapi sekarang ia yang berusia 45 tahun itu telah dibebaskan setelah menjalani hukuman kurang dari dua tahun.

Sebuah sumber mengatakan kepada The Sun Online:

“Sangat memuakkan bahwa setelah dia dinyatakan bersalah, dia sekarang kembali berjalan-jalan."

Denise Cranston, Abigail Burling, dan Dawn Cranston berjalan di luar pengadilan mereka menghadapi pengadilan.

"Dia tidak menunjukkan sedikit pun penyesalan atas apa yang terjadi atau bagaimana Jordan akhirnya mati."

Kasus mengerikan Jordan terungkap pada tahun 2016 ketika Dawn menelepon 999.

Baca: Ibu Tiri Aniaya Anaknya hingga Tewas, Sempat Kelabui Polisi Jika si Kecil Sakit Demam

Polisi menemukan remaja itu terkurung di kasur di lantai ruang tamu.

Tubuhnya mengalami luka-luka berbaring dalam waktu yang lama.

Ia terlihat sangat kurus dan memakai popok.

Jordan Burling semasa hidup dan masih sehat.

Setelah penggeledahan, polisi menemukan sisa-sisa jenazah Jordan yang telah disembunyikan di dalam ransel dan disimpan di lemari.

Nenek Jordan, Denise, juga dinyatakan bersalah atas pembunuhan, sementara saudara perempuan Dawn yang berusia 25 tahun, Abigail, dihukum karena menyebabkan atau membiarkan kematian orang yang rentan.

Terungkap Jordan telah meninggal setelah berat badannya turun drastis setelah dia dibatasi untuk diet lima milkshake per hari.

Baca: Dua Anak Balita Diduga jadi Korban Pembunuhan Sang Ibu, Pemeriksaan Kejiwaan Dilakukan pada Pelaku

Jaksa penuntut Nicholas Lumley QC mengatakan kepada juri selama persidangan tahun 2018:

Halaman
1234


Editor: haerahr

Berita Populer