Kaleidoskop 2020 : Langkah Gibran di Pilkada Solo 2020, Ogah Berpolitik hingga Berubah Pikiran

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gibran Rakabuming bantah langkahnya di Pilkada Solo dipermudah

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut perjalanan Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo, dari enggan berpolitik hingga akhirnya daftarkan diri sebagai bakal calon wali kota.

Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sempat dikenal sebagai sosok yang apolitik.

Suami Selvi Ananda ini sempat beranggapan akan tetap bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat tanpa harus terjun ke dunia politik.

Namun, ayah Jan Ethes Srinarendra tersebut berubah pikiran.

Sebagai seorang pengusaha, Gibran berniat menunjukkan kontribusinya kepada masyarakat melalui kebijakan politiknya.

Berawal dari survei

Nama Gibran muncul pertama kali dalam bursa kepala daerah berdasarkan survei yang dilakukan Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta.

Survei dilakukan di 96 titik lokasi dengan delapan responden di masing-masing titik, menguji tiga kategori, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas.

Dari segi popularitas, Gibran muncul dengan angka tertinggi.

"Dari total jumlah responden, 90 persen mengenal Gibran," kata Ketua Laboratorium Kebijakan Publik Unisri Surakarta, Suwardi, Kamis (25/7/2019).

Setelah namanya muncul dalam survei tersebut, Gibran kemudian menemui Wali Kota Solo sekaligus Ketua DPC PDI-P FX Hadi Rudyatmo di Loji Gandrung Solo pada Rabu (18/9/2019).

"Acara ini untuk silaturahmi dengan Pak Wali Kota, Pak Rudy. Saya kan sudah lama tidak ketemu karena kesibukan beliau. Sudah lama tidak bertukar pikiran, beliau meluangkan waktu sedikit untuk saya," kata Gibran.

Dari hasil pertemuannya itu, Gibran menyatakan kesiapannya untuk terjun ke dunia politik.

Daftar anggota PDI-P

Gibran mendatangi Kantor DPC PDI-P Kota Solo, di Jalan Hasanudin Nomor 26, Purwosari, Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/9/2019) untuk menyerahkan formulir berkas penugasan untuk maju di Pilkada Solo 2020.

Kedatangannya tersebut juga untuk menanyakan pendaftaran calon wali kota dari PDI-P.

"Kedatangan saya hari ini untuk menyerahkan formulir sekaligus mengambil KTA PDI-P. Insya Allah, saya sudah menjadi bagian keluarga besar PDI-P," kata Gibran.

Namun, peluang Gibran untuk maju di bursa Pilkada Solo 2020 melalui DPC PDI-P Kota Solo sudah tertutup.

Hal ini merujuk pada Peraturan Partai No 24 Tahun 2017, pasal 9, 10 dan 11, bahwa DPC yang memperoleh suara pileg mencapai di atas 25 persen, maka menggunakan sistem atau mekanisme rekrutmen dan seleksi penjaringan tertutup.

"Kenapa lalu Pak Pur yang datang. Itu karena Pak Pur diundang. Karena lolos seleksi tertutup kemudian diundang untuk menerima formulir penugasan," kata Ketua Tim Seleksi dan Rekrutmen Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota DPC PDI-P Kota Solo Putut Gunawan di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/9/2019).

Putra pertama Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Solo 2010 ke kantor DPD PDIP Jawa Tengah, di Semarang, Kamis (12/12/2019). Gibran mendatangi kantor DPD PDIP Jateng dengan dikawal oleh ribuan pendukungnya. (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)
Halaman
123


Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer