Mengenakan jaket hoodie pink, Ferdian Paleka awalnya berakting dengan muka sedih layaknya orang menyesal.
Namun setelah itu, ia berkata jika ia tidak tulus meminta maaf atas sikapnya.
"Saya pribadi meminta maaf atas kelakuan saya dan itu... tapi bohong, yaaa," ujar Ferdian Paleka dalam unggahannya.
Setelah video permintaan maafnya itu viral, warganet yang semakin kesal akhirnya memblokir semua sosial media milik Ferdian Paleka.
Warganet bahkan beramai-ramai lakukan report video prank miliknya.
Kelakuan pranknya terhadap waria di Bandung pun dinilai merendahkan sesama manusia.
Ia akhirnya dilaporkan polisi hingga menjadi buronan.
Sehari setelah videonya viral, pihak kepolisian Bandung langsung melakukan penelusuran dan mendatangi rumahnya.
Baca: Terbongkar, Ini Motif Ferdian Paleka Bikin Konten Video Prank Sembako Sampah
Baca: Fakta Penangkapan Ferdian Paleka: Ditangkap Bersama Paman, Diledek Saat Diperiksa Polisi
Pada Senin (4/5/2020) pagi, bahkan rumah Ferdian Paleka sudah digeruduk warga dan polisi.
Namun, Ferdian dan kedua temannya tidak ada di lokasi.
Pada saat yang sama, teman yang ikut membuat video prank menyerahakn diri.
Ternyata dalam usahanya menyerahkan diri, keluarga Ferdian Paleka sempat berbohong soal keberadaan sang anak.
Mereka menutupi keberadaan Ferdian agar tak ditangkap oleh pihak kepolisian.
Namun akhirnya polisi dapat menemukan sang Youtuber sesaat sebelum ia berhasil menyeberang ke luar pulau.
Polisi berhasil membekuk YouTuber tersebut di pelabuhan Merak, Banten bersama teman dan pamannya.
Youtuber prank sampah itu bahkan sempat mengubah gaya rambutnya untuk menyamarkan identitas.
Seusai ditangkap polisi, Ferdian Paleka langsung digelandang di sel tahanan Polrestabes Bandung.