Satpam Tebas Lengan Bosnya hingga Putus karena Sering Dimarahi, Polisi Masih Kejar Pelaku

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO: Ilustrasi parang

“Pelaku dendam kepada korban, saat korban yang bekerja sebagai pemanjat kelapa datang ke desanya, emosi pelaku memuncak dan langsung memarangi korban,” lanjut Rijal.

Saat ini pelaku telah diamankan polisi di di Mako Polres Luwu Utara.

Pelaku ditangkap di rumahnya atas dugaan kasus pembunuhan secara sadis

Barang bukti yang ikut disita yaitu sebilah parang yang digunakan PT untuk menghabisi nyawa korban.

Baca: Tak Memakai Helm, Ibu Ini Malah Marah-marah dan Berteriak saat Ditegur Polisi

Baca: Istri Tak Sengaja Tahu Suaminya Selingkuh saat Nonton Tayangan Reality Show Polisi

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, PT menghabisi nyawa WS saat sedang duduk istirahat di depan sebuah kios dengan menggunakan parang.

Pelaku membunuh korban dengan beralasan untuk membalas dendam.

Menruut pelaku, korban sudah merusak rumah tangganya dengan sang istri.

“Ya, saya dendam, karena perbuatannya dia telah merusak hubungan keluarga saya hingga saya harus cerai sejak 7 bulan lalu,” ungkap PT.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Dendam Sering Dimarahi, Sekuriti Tebas Lengan Bosnya hingga Putus



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer