Dalam video yang beredar, sopir bus yang panik pun nampak berusaha melarikan diri dari amukan massa.
Sopir tersebut pun berlari setelah massa memasaknya keluar dari tempat sopir.
Insiden tersebut terjadi di sekitar Jalan Raya Babat, Lamongan, Jawa Timur.
Video pengeroyokan massa terhadap sopir bus itu pun viral setelah akun Instagram @berita_lamongan membagikannya pada Selasa (1/12/2020).
Menanggapi video tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Harun membenarkan peristiwa itu terjadi di Lamongan.
"Memang kejadian tersebut di Lamongan, saya sudah perintahkan kepada Kasatlantas dan jajaran untuk melakukan pengecekan di lapangan," ujar kata Harun usai simulasi pelaksanaan Pilkada Lamongan 2020, Kamis (3/12/2020).
Harun menjelaskan, polisi telah menelusuri kejadian itu.
Sejumlah warga sekitar dan pengelola bus juga telah dimintai keterangan.
Baca: Kesaksian Sopir Truk Tronton, Sebut Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali Bukan Tabrakan Beruntun
Baca: Penjelasan Sopir Truk Pertamina yang Tabrak Pria Duduk di Tengah Jalan: Tak Keliatan, Tak Terasa
Warga dan pengelola bus juga mengakui insiden itu.
Namun, kata Harun, masalah tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Sebelumnya, kejadian pengeroyokan tersebut terjadi antara warga, pengendara, dan sopir bus.
Sopir bus yang diamuk massa tersebut mulanya diduga menyerobot jalan ke arah yang berlawanan.
Padahal saat itu jalanan sedang macet.
Kemacetan disebabkan pengerjaan proyek Jembatan Widang di perbatasan Babat-Lamongan dan Tuban.
Warga dan pengendara lain pun geram dengan ulah sopir yang ugal-ugalan itu.
Mereka menunggu bus berhenti dan menurunkan paksa sang sopir.
Setelah itu, pengendara lain dan warga setempat pun langsung menyerang sang sopir.
Mereka menarik dan memukuli sang sopir.