Menurutnya, gaji pemain asing minimal di Eropa adalah 25 ribu euro atau setara dengan Rp 429 juta.
Nominal hampir setengah miliar itu tentu cukup besar untuk gaji atau bayaran seprang emain muda yang bermain di Indonesia.
Bagus sendiri akan menjadi pengisi salah satu di antara 2 slot pemain asing Jong Utrecht.
Saat ini, Jong Utrecht bermain di kasta kedua Liga Belanda atau Eerste Divisie.
"Mana ada klub yang mau membayar pemain muda dengan gaji perbulan 25 ribu euro."
"Karena ini upah minimum pemain di Eropa. Bahkan gaji Bagus di sana bisa lebih."
"Maka dari itu, Utrecht ingin memberikan Bagus kesempatan dengan catatan ia sudah bebas dari klub yang ia bela sebelumnya," lanjut Mirwan.
Kesepakatan Bagus dengan Jong Utrecht tidak bisa dilepaskan dari pengaruh legenda Chelsea sekaligus direktur teknik Garuda Select, Dennis Wise.
Padahal, FC Utrecht sendiri sempat memberikan tenggat bagi Barito Putera untuk merespons tawaran mereka untuk Bagus.
Selain itu, berkat koneksi Dennis Wise lah pihak FC Utrecht berkenan untuk menampung Bagus Kahfi.
“Kami meminta tolong ke Dennis Wise untuk kembali bicara dengan FC Utrecht apakah masih mungkin Bagus Kahfi diterima," kata Mirwan.
“Ternyata FC Utrecht bilang, kalau Barito Putera mau melepas dalam waktu dekat, mereka mau mengambil Bagus Kahfi.”
Belum tentu bisa segera ke tim senior
Meski begitu, belum diketahui apakah Bagus Kahfi berpeluang segera memperkuat tim senior FC Utrecht atau tidak dalam waktu dekat mendatang.
“Saya tidak tahu apakah Bagus Kahfi bisa naik turun membela Jong Utrecht dan tim senior Utrecht. Saya kurang mengerti,” kata Mirwan Santoso, perwakilan Mola TV.
Baca: Diam-diam Pemain Timnas Indonesia U-19 Ini Segera Main di Eropa, Siapa Dia?
Keinginan Bagus Kahfi untuk berkarier ke Eropa tetap bisa terwujud.
Barito Putera selaku klub Bagus Kahfi yang sebelumnya alot, dikabarkan telah bersedia melepas pemain berusia 18 tahun itu ke Belanda.
Sebelumnya, Bagus Kahfi melakukan pertemuan dengan Barito Putera pada Selasa (1/12/2020).
Dalam pertemuan itu, Bagus Kahfi meminta maaf kepada Barito Putera, suporter, dan masyarakat Kalimantan Selatan atas kejadiannya beberapa waktu lalu.
Ya, saat itu Bagus Kahfi seakan kecewa karena Barito Putera tak melepasnya ke FC Utrecht disaat deadline sudah datang pada Jumat (27/11/2020).