Tak Hanya Bunuh Kakak, Pemuda Pengubur Mayat di Lantai Kontrakan Juga Habisi Nyawa Orang di Bogor

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi jenazah.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pelaku berinisial J yang tega bunuh kakaknya D (23) ternyata juga melakukan hal keji lainnya.

J mulanya membunuh kakaknya karena termakan emosi.

Ia kemudian menghabisi nyawa kakaknya dengan memukulkan gas elpiji dan membekapnya dengan bantal.

Pelaku kemudian menguburkan jasad D di balik ubin kontrakan di Gang Kopral Daman, Jalan Raya Muchtar, Sawangan Baru, Depok.

Namun perbuatan keji J akhirnya terbongkar berkat kecurigaan sang pemilik kontrakan, Sukiswo.

J kemudian ditangkap polisi atas tuduhan pembunuhan.

Baca: Pemuda Bunuh lalu Kubur Kakaknya di Lantai Kontrakan, Terungkap saat Pemilik Rumah Benahi Toilet

Tak sampai di situ, J ternyata juga memiliki korban lain selain kakaknya, yang ia bunuh di Bogor.

"Ada hasil keterangan yang mencengangkan ternyata dia juga melakukan kejahatan yang sama beberapa saat yang lalu," kata Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah, Kamis (19/11/2020).

J ditangkap kurang dari 24 jam setelah jasad kakaknya ditemukan.

Ia diringkus polisi di kawasan Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, Kamis petang.

Pelaku terduga pembunuhan kakak kandung karena tidak direstui menikah lebih dulu, ditangkap dan digiring di Polres Metro Depok, Kamis (19/11/2020). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Baca: Penemuan Mayat di Lubang Bekas Galian Gegerkan Warga Gresik, Jenazah dalam Kondisi Terikat

Dikatakan Azis, kakaknya justru merupakan korban kedua pembunuhan yang dilakukan J.

J mengaku telah menyembunyikan korban lainnya di wilayah Bogor dan kini sedang dalam proses pencarian.

"Dia juga mengaku telah menyembunyikan korban kedua tersebut, (polisi) sudah proses pencarian lokasi penguburan yang kedua di wilayah Bogor, dan saat ini sedang proses penggalian," jelas Azis.

"Yang pertama kali dibunuh justru korban kedua yang ditemukan," pungkasnya.

Penemuan jasad di lantai kontrakan

Sukiswo selaku pemilik kontrakan menjelaskan, rumah yang disewakannya sempat dihuni dua pedagang bakso.

Tiga hari pada, Minggu (15/11/2020), sebelum ditemukan jasad manusia, dua pedagang bakso tersebut pamit dan menitipkan kunci ke tetangga.

Dikatakan Sukiswo, mereka mulai mengontrak pada tanggal 17 Juli 2020.

"Kemarin hari Minggu titipkan kunci sama tetangga dan saudara,"

Proses penggalian lubang yang diduga berisi jasad manusia di dalam kontrakan Jalan Kopral Daman, Sawangan, Rabu (18/11/2020).

"Jadi kuncinya tidak diserahkan langsung kepada kita tetapi dititipkan ke orang lain," pungkasnya.

Halaman
12


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer