Sejak menjuarai Piala Dunia 2014, Jerman cenderung menurun dan kekalahan 0-6 dari Spanyol ini mungkin menjadi puncaknya.
Walaupun menjuarai Piala Konfederasi 2017, Jerman tercatat gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2018.
Der Panzer sebetulnya juga terdegradasi dari UEFA Nations League 2018-2019 tetapi akhirnya tetap di divisi utama setelah UEFA menambah jumlah tim dalam satu grup dari 3 menjadi 4.
Seturut hasil memalukan ini, masa depan pelatih Joachim Loew pun langsung menjadi bahan pergunjingan.
"Apakah saya harus cemas pada pekerjaan saya?"
"Anda sebaiknya menanyakan hal itu kepada orang lain," kata Loew dalam jumpa pers usai pertandingan seperti dikutip dari Forbes via Bolaspot.com berjudul Digebuk Spanyol 0-6, Jerman Alami Kekalahan Terburuk setelah Zaman Dinosaurus.
Baca: Viral Tarkam di Lapangan Banjir Lumpur, Pemain Bhayangkara & Timnas Saddil Ramdani Dihujani Kritik
Manajer timnas Jerman, Oliver Bierhoff, menyatakan federasi masih mempercayai Loew.
"Kami lanjut memiliki kepercayaan kepada Joachim Loew, tidak ada keraguan," kata Bierhoff kepada Kicker.
"Tetapi, kami juga tidak akan mencari alasan untuk hasil ini."
"Banyaknya pemain muda bukan argumen."
"Kami harus mencerna hasil ini dulu. Saya harap kami memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi Euro 2020."
Nasib Joachim Loew pun semakin dalam bahaya pasca pertandingan semalam.
Kemenangan atas Jerman ini tentu sangat berarti untuk Spanyol.
Sebab dengan demikian, mereka berhasil mengunci satu tempat di semifinal UEFA Nations League.
Tak hanya itu, kemenangan ini terasa spesial karena mereka berhasil mengukir sejarah baru.
Seperti dilansir dari Opta, pada kemenangan ini Spanyol berhasil unggul 3 gol dari Jerman saat turun minum dan itu adalah pertama kalinya La Furia Roja sukses melakukan hal tersebut sepanjang sejarah pertemuan kedua kubu.
Hasil ini mengesahkan status spanyol sebagai jawara Liga A Grup 4.
Tim Matador finis dengan koleksi 11 poin, unggul dua angka atas Jerman selaku runner-up.