Fans Lechia Gdansk Minta Klubnya Buang Egy Maulana Vikri, Disebut Tak Mampu Berkembang

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Egy Maulana Vikri berlaga untuk Lechia Gdansk di Ekstrakalsa Polandia musim 2020-21.

Menurut mereka, pihak klub mestinya mempertimbangkan lagi proyek yang mereka sebut Messi Indonesia, karena Egy dianggap tak menunjukkan perkembangan.

"Klub lebih baik juga mempertimbangkan kembali untuk melanjutkan proyek Messi Indonesia," tulis Lechia.net.

"Egy Maulana Vikri adalah pesepak bola yang membingungkan. Kekuatannya sulit untuk dilihat."

"Ini adalah musim ketiganya di Lechia dan entah bagaimana kami tak melihat ia melakukan perkembangan apapun," tulisnya.

Lechia.net beranggapan Egy hanya menampilkan permainan bagus di tim cadangan, namun belum mampu bersinar di tim utama.

Egy Maulana Vikri. (foxsport)

"Jika dia bersinar, maka ia lebih berada di tim cadangan. Musim ini dia tidak bergabung dengan Lechia Gdansk II sekalipun," tulis Lechia.net.

"Di Ekstraklasa, dia mendapat 60 menit yang tersebar dalam 4 pertandingan, tetapi dia tak menunjukkan sesuatu yang spesial."

Beberapa pemain lain yang jadi ulasan Lechia.net yakni Zlatan Alomerovic (kiper), Mario Maloca (bek), Egzon Kryeziu (gelandang), Jaroslav Mihalik (gelandang) Maciej Gajos (gelandang).

Egy Maulana Vikri memang menjadi proyek jangka panjang Lechia Gdansk.

Egy Maulana Vikri bergabung dengan Lechia Gdansk sejak Maret 2018 dalam usia 17 tahun.

Tahun pertama Egy dihabiskan untuk membentuk fisik.

Perlahan-lahan Egy menjalani debut dan mulai masuk skuat pertandingan hingga pada musim ketiga ini ia sudah menjadi bagian skuat utama tim.

"Kami juga ingin membangun dia secara mental dan psikologis. Di samping itu kami juga fokus ke level teknis," kata pelatih Lechia Gdansk, Piotr Stokowiec di Youtube Rakuten Sports, via laman Bolaspor.com berjudul Lechia Gdansk Diminta Hentikan Proyek Messi Indonesia, Egy Maulana Vikri.

"Tugas staf saya dan saya sebagai pelatih adalah untuk mengkombinasikan area-area tersebut, mengkoordinasikan itu semua dan membentuk seorang pemain hebat dalam diri Egy," tambahnya.

Egy bahagia di Lechia Gdansk?

Kini, harapan bangsa Indonesia tertumpu pada duo yang sedang berkelana ke benua biru, yakni Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk) dan Witan Sulaeman (FK Radnik Surdulica).

Khusus Egy, dirinya sudah sejak 2018 berada di Lechia Gdansk dan masih kesulitan menembus tim utama klub Liga Ekstraklasa Polandia tersebut.

Meski begitu, terkait kabar masa depan dimana dirinya akan segera habis kontrak dan proses adaptasi di Polandia masih berjalan, Egy Maulana Vikri mengaku bahagia berada di Lechia Gdansk dan menganggap rekan-rekan setimnya itu seperti keluarga sendiri.

Via serial dokumenter bertajuk Local Hero besutan Rakuten Sports yang rilis pada Selasa (27/10/2020) lalu, Egy Maulana Vikri membicarakan perjalanan kariernya bersama Lechia Gdansk.

Baca: Proses Adaptasi di Polandia Tak Mudah, Ini Kekhawatiran Lechia Gdansk Terkait Egy Mualana Vikri

Pemain asal Medan itu mengakui banyak kendala ditemuinya saat pertama kali bergabung Lechia Gdansk pada 2018 lalu.

Halaman
123


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer