Kakek Ini Tewas Ditusuk, Disebut Ingkar Janji Bayar Jasa Layanan Seks Sejenis oleh Dua Pemuda

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi LGBT.

Korban menyuruh menyuruh kedua pelaku pulang.

Kecewa dengan perlakuan korban, Nf langsung menghujamkan pisaunya ke tubuh korban bagian dada dan leher.

Baca: Dikira Meninggal, Kakek Disimpan 20 Jam di Freezer Tunggu Pemakaman: Saat Dibuka Keluarga Syok

Baca: Kakek 61 Tahun di Bondowoso Tega Perkosa Anak Umur 11 Tahun di Rumah Korban Saat Situasi Sepi

TERPISAH, Kakek 62 Tahun Ditangkap Polisi Bersama 4 Teman Wanitanya: 1 Istri Orang, 2 Janda, 1 Gadis 18 Tahun

Seorang kakek diamankan bersama dengan empat teman wanitanya saat tengah berkaraoke.

Kakek ini adalah M (62) yang ditangkap oleh Tim Wilayatul Hisbah atau polisi syariah.

Sementara keempat wanita yang juga ikut ditangkap adalah AJ (49), warga Pangkalan Susu, Sumatera Utara, dan mempunyai suami.

Lalu ada WS (18), warga Pangkalan Susu, Sumatera Utara.

Kemudian ada dua janda yang berinisial RA (35) juga NK (30), yang merupakan warga Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, penangkapan tersebut terjadi dua hari lalu.

Aji Asmanuddin, selaku Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Langsa, Aji Asmanuddin mengatakan, kakek berusia 62 tahun ini adalah warga Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.

“Kakek ini warga Kecamatan Peureulak Aceh Timur. Karena mereka bukan muhrim, lalu ditangkap dan kita bawa ke kantor,” kata Aji, Senin (24/8).

Kronologi

berdasarkan dari keterangan keempat wanita tersebut, mereka bertemu dengan kakek secara kebutulan saja di ruang karaoke.

Kemudian kakek berusia 62 tahun ini bersedia membayar biaya karaoke.

Lantas mereka makan, minum dan berkaraoke.

Aji mengatakan, berdasar pada pengakuan lain, beberapa waktu lalu si kakek tersebut sudah pernah behubungan seks di salah satu hotel di Pangkalan Susu, Sumatera Utara.

“Jadi sebenarnya mereka ini sudah kenal. Minimal salah satu dari wanita itu punya hubungan. Namun, kejadian hubungan intim itu beberapa waktu lalu di beda kota. Jadi, tak bisa kita proses,” ujar Aji.

Mereka kemudian dilakukan pembinaan, kata Aji, lalu usai dibina mereka dipanggil orangtua serta menandatangani surat pernyataan, mereka dibebaskan.

“Kami imbau warga jangan melakukan pelanggaran syariat Islam. Kita pastikan razia terus terjadi, titik razia akan berpindah terus-menerus,” tandas Aji.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 2 Pemuda Bunuh Seorang Kakek karena Kesal Tak Dibayar Usai Beri Layanan Seks



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer