Insiden ini saat ini menyebabkan kemarahan publik India.
Polisi Santhal masih menyelidiki sebelum membuat kesimpulan akhir.
Di Thailand, sebuah tragedi yang berawal dari perselingkuhan juga mengguncang negara itu.
Seorang istri tega berselingkuh dengan ayah mertuanya sendiri saat sang suami pergi bekerja.
Yang lebih mengagetkan lagi, ayah mertua dan menantu ini bersepakat membunuh suami itu.
Artinya ayah ini tega membunuh anak kandungnya sendiri dan sang istri tega membunuh suaminya demi perselingkuhan mereka.
Kasus yang menggemparkan Thailand ini terungkap berawal sejak ditemukannya sesosok mayat.
Pada Mei 2020, di Provinsi Songkhla, Thailand, terjadi pembunuhan keji, dikutip eva.vn.
Seorang pria berusia 41 tahun mengaku membunuh putranya yang berusia 21 tahun setelah jasadnya ditemukan.
Setelah itu, istri bocah berusia 21 tahun itu mengaku berzina dengan ayah mertuanya, yang juga dianggap sebagai penyebab tragedi mengerikan tersebut.
Secara khusus, pada 22 Mei, polisi provinsi Songkhla menemukan sisa-sisa seseorang yang terbungkus karung, dibuang ke semak-semak di hutan di distrik Na Mom.
Baca: Barang Sering Hilang, Istri Ini Diam-diam Pasang Kamera Tersembunyi: Yang Didapat Selingkuhan Suami
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban dibunuh di tempat lain kemudian dipindahkan ke lokasi tersebut.
Hasil autopsi menunjukkan bahwa korban berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 20 tahun, kemungkinan besar mati ditikam sekitar sebulan lalu.
Polisi juga menemukan bahwa korban mengalami luka di leher dan dada akibat pisau, dan tangannya diikat dengan tali nilon.
Orang yang menemukan jenazah tersebut awalnya adalah asisten kepala desa setempat ketika mencium bau busuk yang menyengat, kemudian melapor ke polisi.
Selain itu, penyidik juga menemukan beberapa barang milik korban seperti pakaian, jam tangan, korek api, dan bungkus rokok.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi memastikan identitas korban sebagai Chanchai Plodkaenthong, 21 tahun.
Kung Plodkaenthong, istri Chanchai, dipanggil ke kantor polisi untuk memastikan identitas suaminya.
Ketika dia melihat barang-barang suaminya, Kung sangat terkejut sehingga dia sangat sedih, menangis dan menangis, dan harus bergantung pada bantuan polisi dan staf forensik untuk identifikasi.