Pada Minggu ini, Donald Trump mengatakan Sudan akan dihapuskan dari daftar negara penyumbang terorisme AS setelah AS menerima kompensasi 259 Poundsterling atas serangan terhadap Kedubes AS di Afrika.
Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok berterima kasih kepada Trump karena telah mengeluarkan negaranya dari daftar terorisme AS.
Ia mengatakan pemerintah Sudan sedang bekerja "menuju hubungan internasional yang paling baik dalam melayani warganya".
Baca: Angka Covid Melonjak, Dua Wilayah di Spanyol Desak PM Pedro Sanchez Terbitkan Aturan Jam Malam
Baca: Viral Video Puting Beliung di Bekasi, Warga Sekitar Panik saat Bangunan dan Motor Tersapu Angin
Diwartakan stasiun televisi lokal, pemerintah Sudan mengatakan 'kondisi agresi' akan berakhir.
Kesepakatan kedua negara ini menandai semakin banyaknya negara-negara Arab yang meresmikan hubungan dengan Israel.
Yordania berdamai dengan Israel pada 1994, Mesir pada 1979. Kemudian, Mauritania pada 2009, tapi putus lagi 10 tahun kemudian.
Banyaknya kesepakatan yang dibangun Israel dengan negara-negara Arab ini menuai kecaman dari orang-orang Palestina, yang melihat hal tersebut sebagai pengkhianatan perjuangan mereka.
Berdasarkan catatan sejarah, negara-negara Arab pernah melakukan pembicaraan damai dengan Israel dengan kesepakatan agar Israel menarik diri dari wilayah yang didudukinya sejak 1967.
Dalam kesepakatan juga disebutkan akan ada pembentukan negara Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.