Lulusan D-3, S-1, dan S-1 Profesi dapat mengikuti rekrutmen ini.
Rekrutmen ini dibuka secara online mulai 1 September sampai dengan 31 Oktober 2020.
Berikut informasi penerimaan Perwira Prajurit Karier TNI, dilansir dari laman resmi rekrutmen TNI.
1. Warga Negara Indonesia Pria/Wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS.
2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Baca: Rekrutmen TNI AU: Lulusan SMP Bisa Daftar jadi Prajurit Paskhas AU, Simak Persyaratannya
3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
4. Berijazah serendah-rendahnya D-3 sesuai kebutuhan Angkatan.
5. Berumur setinggi-tingginya : 26 tahun bagi yang berijazah D-3. 30 tahun bagi yang berijazah S-1. 32 tahun bagi yang berijazah S-1 Profesi.
6. Tidak kehilangan Hak untuk menjadi Prajurit TNI, berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
7. Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.
8. Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm, dengan berat badan seimbang.
9. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi perwira TNI.
10. Bersedia ditugaskan diseluruh wilayah NKRI.
Baca: Rekrutmen Bintara TNI AL 2020 Buka Untuk Lulusan SMA, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
11. Menyertakan Surat Keterangan Bersih Diri (SKBD).
12. Tidak memiliki catatan kriminal yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
13. Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma.
1. Persyaratan IPK untuk jurusan / program studi Akreditasi A: 2,80 bagi yang berijazah S-1 dan S-1 profesi. 2,70 bagi yang berijazah D-3.