Di Finlandia, Anjing Digunakan untuk Mendeteksi Virus Corona, Diuji Coba Pekan Ini

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anjing pendeteksi virus corona, bernama Valo (kiri) dan E.T, berada di samping pelatih mereka di Bandara Helsinki, Vantaa, Finlandia, 22 September 2020. Kedua ekor anjing itu dilatih untuk mendeteksi keberadaan Covid-19 pada para penumpang yang datang.

"Pekerjaan kami sebelumnya menunjukkan bahwa anjing dapat mendeteksi bau dari manusia dengan infeksi malaria dengan akurasi sangat tinggi - di atas standar Organisasi Kesehatan Dunia untuk diagnostik," kata Logan dalam siaran pers.

Jika pengujian ini berhasil, maka anjing dapat dijadikan objek untuk pengujian virus corona.

Pengujian itu dengan cara menyaring virus secara akurat dan dapat dilakukan kepada 250 orang per jam pada musim panas di Inggris.

Seperti diketahui, saat ini ada banyak pasien Covid-19 yang tidak memiliki gejala.

Baca: Teror Corona Belum Usai, Begini Cara Bedakan Gejala Pilek, Flu dan Covid-19

Hal ini lebih berbahaya karena kebanyakan orang tidak akan mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus corona atau tidak apabila tidak dites.

Mengenai gejala Covid-19 ini terdapat beberapa istilah, misalnya asymptomatic, yaitu orang yang membawa virus di dalam tubuhnya, tetapi tidak menunjukkan gejala.

Presymptomatic merupakan orang yang sudah terinfeksi dan virus corona sudah menginkubasi tubuhnya namun tidak menunjukkan gejala.

Very mildly symptomatic merupakan orang yang menunjukkan gejala ringan sakit Covid-19, tetapi tetap berinteraksi dengan orang lain.

(Tribunnewswiki/Tyo/Cika)



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer