Transfer antar penyerang ini pun sebenarnya mengakibatkan efek berantai.
Juventus telah melepas Higuain, lalu mengejar Luis Suarez yang sayangnya terganjal proses administrasi.
Disisi lain, Juventus juga membuat alternatif dengan mengincar bomber AS Roma, Edin Dzeko sebagai ganti jika gagal mendapatkan Luis Suarez dan Roma pun sudah menyiapkan Arkadiusz Milik dari Napoli sebagai pengganti.
Situasi berantai menciptakan perjalanan karier mereka yang tidak disangka-sangka di bursa transfer musim panas ini.
Juventus terlihat mundur dari perburuan Suarez mengingat bekas penyerang Liverpool itu disebut dalam waktu dekat tidak akan mendapatkan paspor Italia sebagai syarat bergabung.
Juventus pun mengalihkan target ke bomber AS Roma, Edin Dzeko.
Namun, rencana Juventus mendatangkan Dzeko pun batal karena berlangsung terlalu lama dan negosiasi dengan Roma juga berbelit mengingat Dzeko pemain penting mereka.
Baca: Konflik Lionel Messi vs Barcelona Berlanjut Pasca Muncul Wacana Potong Gaji dari Presiden Bartomeu
Edin Dzeko hanya diizinkan pindah jika AS Roma mendapatkan Arkadiusz Milik dari Napoli.
Melansir dari Bolasport.com, negosiasi alot antara Milik dan Napoli membuat negosiasi berlangsung berlarut-larut dan Juventus pun memutuskan mundur dari pengejaran Dzeko karena Roma juga hanya mau melepas Dzeko jika sudah mendapatkan Milik.
Dengan waktu yang semakin habis, Juventus lalu beralih ke Alvaro Morata, striker Atletico Madrid yang pernah membela mereka pada selang 2014-2016.
Dalam waktu singkat, Alvaro Morata sudah tiba di Italia untuk menjalani tes medis dan membereskan transfer ke Juventus pada Selasa (22/9/2020) dini hari WIB dan kini sudah resmi menjadi pemain baru Si Nyonya Tua.
Atletico Madrid pun melepas Morata karena mereka yakin bisa mendapatkan Luis Suarez dari Barcelona.
Menurut kabar berita Mundo Deportivo, Suarez sendiri akhirnya mencapai kesepakatan dengan Barcelona soal pemutusan kontrak pada Senin kemarin.
Masih punya ikatan kerja sampai Juni 2021, Suarez dan Barcelona setuju memutus kontrak lebih awal dengan sang striker tidak mendapatkan kompensasi penuh.
Namun, Barcelona disebut tidak terlalu suka dengan melihat prospek Suarez bergabung ke Atletico Madrid.
Membiarkan penyerang dengan kualitas seperti Suarez, meski sudah uzur pindah ke salah satu klub rivalnya di Liga Spanyol, terlebih dengan status free transfer, bisa menjadi blunder besar bagi Barcelona.
Ingatan pecinta sepak bola masih ingat bagaimana dulu Barcelona melepas David Villa ke Atletico Madrid pada musim panas 2013 dengan harga korting hanya sekitar 5 juta euro.
David Villa yang oleh Barcelona ditaksir sudah menurun secara kualitas, ternyata kemudian tampil masih cukup baik dengan mencetak total 15 gol dan sukses membawa Atletico Madrid menjuarai La Liga pada 2013-2014.
Selain itu, dia juga mampu membawa Atletico ke final Liga Champions musim itu juga dan bahkan dalam perjalanan ke final, Atletico sukses menjungkalkan Barcelona di perempat final bersama David Villa.
Tak heran, karena tak ingin deja vu David Villa kembali terjadi, Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu kini diberitakan ingin menghalangi-halangi kepindahan Suarez ke Atletico Madrid.
Ada lagi kabar burung yang mengiringi perkembangan situasi ini.
Baca: Pasang Ekspresi Datar dan Tanpa Senyum, Apakah Lionel Messi Tak Bahagia Bertahan di Barcelona?
Salah satu syarat yang membuat Barcelona akhirnya rela melepas Suarez secara gratis adalah jika dia tidak pindah ke klub top Eropa seperti Manchester United, Manchester City, Real Madrid, atau PSG.