TikTok Resmi Diblokir Pemerintah AS Mulai Hari Ini, Bagaimana Jika Aplikasi Sudah Ada di HP?

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemerintah Amerika Serikat resmi memblokir aplikasi TikTok dari Play Store dan Apple Store mulai hari ini, Minggu (20/9/2020)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aplikasi TikTok tidak akan tersedia di Apple Store dan Play Store di Amerika Serikat, terhitung mulai hari ini, Minggu (20/9/2020).

Lalu bagaimana dengan HP yang sudah terinstall aplikasi TikTok?

Diberitakan Business Insider, aplikasi yang sudah terpasang tidak akan hilang begitu saja.

Namun, aplikasi TikTok tidak akan bisa diperbarui pada masa mendatang.

Kebijakan ini merupakan langkah Departemen Perdagangan AS dalam melindungi privasi pengguna.

Mereka mengatakan TikTok resmi dilarang dari pembaruan dan distribusi di AS.

FOTO: Ilustrasi Pemblokiran TikTok (Unsplash: visuals / @visuals)

Baca: Pemilihan Presiden AS Makin Dekat, Donald Trump Nekat Kampanye Indoor di Tengah Pandemi

Perintah tersebut juga melarang perusahaan di AS untuk "mengaktifkan fungsi atau pengoptimalan aplikasi seluler di AS," mulai 12 November, yang secara efektif akan menghentikan pengguna yang ada untuk terus menggunakan TikTok.

Langkah tegas ini diambil setelah Trump gagal memaksa penjualan TikTok ke perusahaan AS.

Padahal presiden sudah melakukan berbagai upaya untuk melancarkan keinginan itu.

Berdalih keamanan nasional, Trump memaksa ByteDance untuk melepaskan TikTok sepenuhnya pada perusahaan AS.

ILUSTRASI - WASHINGTON, DC - 14 JULI: Presiden AS Donald Trump berbicara kepada media di Rose Garden di Gedung Putih pada 14 Juli 2020 di Washington, DC. Presiden Trump berbicara tentang beberapa topik termasuk kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden, pasar saham dan hubungan dengan China ketika coronavirus terus menyebar di AS, dengan hampir 3,4 juta kasus yang dikonfirmasi. (Drew Angerer / Getty Images / AFP)

Baca: Tak Mau Ditindas Trump dan Terkesan Lemah, China Inginkan TikTok Tutup Bisnisnya di Amerika Serikat

Presiden Trump telah berulang kali bersikeras bahwa TikTok, karena dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan China, mengumpulkan informasi dari pengguna di AS dan memberikan informasi tersebut kepada pemerintah China.

Baru-baru ini, ByteDance dilaporkan telah merundingkan kesepakatan atas operasi TikTok AS dengan raksasa teknologi Oracle.

Kedua belah pihak masih menunggu lampu hijau dari Gedung Putih.

Baca: Setelah Diungkap oleh Jurnalis, Donald Trump Akhirnya Mengaku Sengaja Meremehkan Bahaya Covid-19

Jika kesepakatan tercapai pada hari ini, bukan tidak mungkin pemerintah Trump akan mencabut sanksi TikTok sepenuhnya.

TikTok telah berkembang ketika pandemi virus korona melanda seluruh negeri pada tahun 2020.

Aplikasi asal China itu sudah memiliki lebih dari 100 juta pengguna di AS.

Microsoft Gagal Boyong TikTok

ILUSTRASI Microsoft (Jeenah Moon / Getty Images / AFP)

Baca: Microsoft Sebut Peretas China Mata-matai Trump dan Biden, Tiongkok: Justru Kerajaan Hacker adalah AS

Sebelumbya, Microsoft jadi yang terdepan dalam proses penjualan TikTok pada perusahaan AS.

Namun mereka mengumumkan tawarannya sudah ditolak perusahaan asal China itu.

"ByteDance memberi tahu kami hari ini bahwa mereka tidak akan menjual operasi TikTok di AS ke Microsoft. Kami yakin proposal kami akan baik untuk pengguna TikTok, sekaligus melindungi kepentingan keamanan nasional," kata pihak Microsoft, Minggu (13/9/2020).

Halaman
12


Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr

Berita Populer