GPMB : Peringatan Pandemi Berikutnya Muncul Saat Kematian Akibat Covid-19 Dekati Angka 1 Juta Jiwa

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga menunggu giliran tes Covid-19 di pusat kedokteran distrik Hoan Kiem, Hanoi, Vietnam, pada 13 Agustus 2020. WHO menyebut Covid-19 banyak ditularkan oleh kelompok umur 20-an hingga 40-an tahun.

Tidak berinvestasi dalam kesiapsiagaan, katanya, adalah seolah-olah kita menunggu pesawat jatuh dan kemudian meminta inspeksi keselamatan lebih lanjut.

“Kami menunggu sampai kota terbakar, lalu memutuskan bahwa kami membutuhkan pemadam kebakaran,” katanya.

Foto: Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menghadiri konferensi pers yang digelar oleh Geneva Association of United Nations Correspondents (ACANU) pada 3 Juli 2020. WHO merilisi pedoman baru pada Kamis (9/7/2020) setelah mengakui bahwa virus corona bisa menular melalui perantara udara. (FABRICE COFFRINI / POOL / AFP)

Tedros menekankan bahwa Covid-19 tidak akan menjadi pandemi terakhir, atau darurat kesehatan global terakhir.

“Setiap hari kita berdiri dan tidak melakukan apa-apa adalah hari yang membawa kita lebih dekat ke darurat kesehatan global berikutnya, baik dari wabah penyakit, perubahan iklim atau bencana alam atau yang diakibatkan kita sendiri,” katanya.

“Kami tidak tahu seperti apa keadaan darurat kesehatan global berikutnya, tetapi kami tahu itu akan datang, dan kami harus bersiap.”

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)



Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer