Normalisasi Hubungan Israel Memungkinkan Umat Yahudi Bisa Beribadah di Kompleks Al-Aqsa

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bendera Israel berkibar di dekat Masjid Kubah Batu Al Aqsa pada 5 Desember 2017.

LSM Israel Ir Amim telah menerbitkan banyak laporan selama bertahun-tahun yang memperingatkan kelompok yang dulunya pinggiran ini, yang saat ini merupakan bagian dari arus utama politik dan agama dan mendapat manfaat dari hubungan dekat dengan otoritas Israel.

Aktivis ini percaya mengizinkan ibadah Yahudi di kompleks dan membagi situs suci antara Muslim dan Yahudi akan menjadi langkah menuju penegakan kedaulatan, dan akhirnya mencapai tujuan akhir mereka untuk membangun kuil.

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak pengunjung Yahudi yang mencoba beribadah di situs yang melanggar status quo.

Baca: VIRAL Video Tentara Israel Injak Leher Pria Lansia Palestina, Insiden Mirip Kasus George Floyd

Daniel Seidemann, seorang pengacara Israel yang mengkhususkan diri dalam geopolitik Yerusalem, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia "sangat prihatin tentang apa yang terjadi".

"Apa yang kami saksikan di Yerusalem adalah naiknya faksi-faksi agama yang mempersenjatai agama."

"Kami tahu klausul ini disusun bersama, setiap kata dalam tim gabungan AS dan Israel. Transisi dari istilah Haram al-Sharif ke istilah Masjid Al-Aqsa bukanlah sebuah kebetulan," kata Seidemann.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer