Dalam video rekaman yang viral, diketahui peristiwa penusukan terjadi ketika Syekh Ali Jaber di atas panggung seraya mendengarkan seorang anak mengaji yang berada di sampingnya.
Tak diduga-duga, ada seorang pria muda berbaju biru naik ke atas panggung membawa pisau dan menusuk Syekh Ali Jaber.
Sontak para peserta pengajian serta jemhaah histeris dan kemudian menolong Syekh Ali Jaber yang tertusuk di bahu kanan.
Pelaku pun langsung ditangkap dan sempat dihadiahi bogem mentah oleh massa.
Video rekaman penusukan Syekh Ali Jaber saat mengisi ceramah di Lampung pun viral di berbagai platform media sosial.
Kabar penusukan ulama ini pun terdengar hingga Istana.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengecam keras peristiwa penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber.
Mahmud melabeli pelaku penusukan tersebut sebagai musuh kedamaian dan ulama.
Baca: Syekh Ali Jaber Sebut Ada Beberapa Kejanggalan dari Sosok Pelaku yang Menikamnya saat Ceramah
Baca: Ditusuk saat Berceramah di Lampung, Syekh Ali Jaber Beberkan Kecurigaannya soal Motif Pelaku
"Pelaku penusukan adalah musuh kedamaian dan perusak kebersatuan yang memusuhi ulama," ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2020), mengutip dari Kompas.com.
Mahfud meminta pelaku diadili secara adil dan penegakan hukum dilakukan secara terbuka.
Ia juga meminta aparat penegak hukum membongkar jaringan pelaku yang mungkin ada di belakangnya.
Selain itu, Mahfud menegaskan bahwa pemerintah siap menjamin kebebasan para ulama untuk terus berdakwah.
Sejalan dengan itu, Mahfud mengintruksikan agar aparat memberikan jaminan keamanan bagi ulama saat berdakwah di manapun.
"Saya menginstruksikan agar semua aparat menjamin keamanan kepada para ulama yang berdakwah dengan tetap mengikuti protokol kesehatan di era Covid-19," ungkap Mahfud.
Melihat pelaku penusuknya dirisak massa, Syekh Ali Jaber sempat meminta jemaah untuk tidak memukuli pelaku penusukan.
Pelaku berinisial AA itu sempat dihajar massa yang berasal dari jemaah yang menghadiri Wisuda Tahfidz Alquran Masjid Falahudin.
Syekh Ali Jaber justru kasihan melihat pelaku AA ini dipukuli massa.
Dia meminta jemaah untuk segera menyerahkan pelaku AA ke polisi, daripada bertindak anarkis sendiri.
Baca: Fakta-fakta Penusukan Syekh Ali Jaber: sang Ulama Sempat Rasakan Kejanggalan hingga Tanggapan MUI
Baca: Syekh Ali Jaber