Microsoft Sebut Peretas Asal China, Rusia dan Iran Berupaya Serang Pilpres AS 2020

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

WINSTON SALEM, NC - 08 SEPTEMBER: Presiden Donald Trump berpidato di depan kerumunan selama rapat umum kampanye di Bandara Smith Reynolds pada 8 September 2020 di Winston Salem, North Carolina. Presiden juga menghentikan kampanye di Florida Selatan pada hari Selasa. Sean Rayford / Getty Images / AFP

Selain peretas dari China dan Rusia, Microsoft juga mendeteksi serangan siber kelompok peretas yang berbasis di Iran, Phosphorus.

Baca: Kian Sengit, Kamala Haris Pojokkan Donald Trump Soal Vaksin: Saya Tidak Akan Percaya Dia

Menurut Microsoft, Phosphorus menargetkan akun pribadi dari orang-orang yang berkaitan dengan kampanye Trump.

Ilustrasi Hacker (Pixabay)

Burt mengatakan bahwa serangan ini merupakan bukti sejumlah pihak asing memang berupaya mengganggu pemilu AS.

"Aktivitas yang kami umumkan hari ini menegaskan bahwa aktivitas kelompok asing semakin kuat untuk menyerang pemilu 2020 seperti yang sudah diduga, dan sesuai dengan yang dilaporkan oleh pemerintah AS," ucap Burt.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)



Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer