"Pada kesempatan ini saya membuat keputusan yang buruk dan perilaku saya tidak memenuhi standar yang diharapkan."
"Saya melanggar protokol Covid-19 yang diberlakukan untuk melindungi diri saya dan kolega Inggris saya.
"Akibatnya, saya sekarang akan kehilangan kesempatan untuk melakukan perjalanan ke Denmark bersama skuad, dan itu menyakitkan."
"Saya akan belajar pelajaran berharga dari kesalahan dalam penilaian ini dan saya berharap Gareth dan tim semoga sukses minggu ini," tulis Foden menambahkan.
Tak hanya rugi karena urung membela Timnas Inggris, kedua pemain ini juga merugikan klubnya masing-masing.
Greenwood dan Foden masing-masing akan menjalani karantina selama 14 hari sebagai akibat dari pelanggaran tersebut.
Artinya, mereka berdua tidak akan bisa bermain di laga pembukaan klub mereka di Liga Inggris musim 2020-2021 dalam waktu kurang dari dua minggu.
Sedangkan di sisi lain, Mason Greenwood yang turut terlibat pada kasus ini masih diam seribu bahasa.
Pemain muda Manchester Unirted itu dikabarkan telah menghapus akun Twitter pribadi miliknya, demi menghindari hujatan lebih banyak dari pendukung Timnas Inggris maupun Manchester United.
Sebagian artikel tayang di Bolasport.com berjudul Skandal di Timnas Inggris - Phil Foden Minta Maaf, Mason Greenwood Hapus Twiiter