Tercatat, ada 3.500 pengunjung yang memasuki zona tiga.
Namun, sampai saat ini Pemkot Yogyakarta belum memeriksa para pembeli atau pengunjung tersebut.
"Kita sudah mempunyai nomor kontaknya (pengunjung). Saatnya nanti jika perlu untuk periksa akan kita hubungi melalui WhatsApp untuk periksa," katanya, dikutip dari Kompas.com.
Baca: WHO Tak Yakin Vaksinasi Covid-19 Besar-besaran Bisa Dilakukan Sebelum Pertengahan 2021
Baca: Pelajar 18 Tahun Sembuh dari Covid-19 Setelah Dirawat Lebih dari 2 Bulan dan Jalani 25 Kali Tes Swab
"Saat ini informasi yang disampaikan melakukan protokol Covid-19, terus pakai masker di manapun, tidak berkerumun, dan selalu cuci tangan. Serta mengurangi interaksi ambil menunggu pemberitahuan lebih lanjut," sambungnya.
Untuk penyebab penularan hingga saat ini masih ditelusuri.
"Penyebab penularan masih ditelusuri ya, belum bisa kami tentukan. Jangan berspekulasi apapun, karena yang positif ditemukan satu pedagang, yang lain masih menunggu hasil tracing. Harapannya jangan sampai meluas lah, makanya kontak erat kita periksa semua," terang Haroe.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sebelum Meninggal Positif Covid-19, PKL di Malioboro Sempat Mengeluh Demam, Bagaimana Pengunjungnya?
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul BREAKING NEWS: Positif Covid-19, Seorang Pedagang di Zona 3 Malioboro Meninggal Dunia