Sebelum dinyatakan sembuh pada Jumat, (4/9/2020), pelajar ini sudah dites swab puluhan kali sejak diisolasi pada 20 Juni lalu.
Pasien itu menjalani tes swab pertama pada 19 Juni lalu dan keesokan harinya dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
Dia termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG) karena tidak memperlihatkan gejala Covid-19 seperti batuk, flu, deman, dan sesak.
Pelajar itu kemudian dirawat di RSUD Wates dan ditandai sebagai kasus positif (KP) 13.
"Totalnya 25 kali swab," kata Direktur Umum RSUD Wates, Jumat (4/9/2020), dikutip dari Kompas.
Baca: Terkonfirmasi, Pria Hong Kong Kembali Terinfeksi Virus Corona Setelah Sembuh, Strain-nya Berbeda
Dua anggota keluarganya yang juga tertular, yakni KP 12, perempuan (49) dan KP 14, laki-laki (50). Mereka juga diisolasi di RSUD Wates.
Kasus satu keluarga ini terkait dengan kontak pedagang ikan asal Desa Jogoboyo, Kabupaten Purworejo, yang menjalani isolasi mandiri karena positif Corona.
Pedagang ikan tersebut dinyatakan sembuh tak lama kemudian.
KP 12 menyusul sembuh pada akhir Juni 2020, sedangkan KP 14 dinyatakan sembuh pada pertengahan Juli 2020.
Selama perawatan, KP 13 harus rawat inap dan menjalani tes swab 23 kali di RSUD.
"Dan swab 1 kali di Puskesmas Temon dan hasilnya negatif. Jadi total 25 kali swab," kata Lies.
Baca: Baru Sembuh dari Covid-19, Perempuan di Surabaya Ini Ditolak Suami hingga Ancam Akan Menceraikan
Kini, KP 13 sembuh. Kesembuhan KP 13 ini bersamaan dengan dua kasus lainnya, yakni seorang perempuan usia 25 tahun asal Lendah dan laki-laki 31 tahun asal Galur.
Pasien asal Galur dan Lendah ini merupakan pekerja pada fasilitas kesehatan di Bantul. Keduanya mulai diisolasi pada pekan terakhir Agustus 2020.
Kesembuhan tiga orang ini menambah catatan total kesembuhan menjadi 47 kasus sampai kini.
“Kasus sembuh adalah KP 68 asal Lendah, KP 13 asal Temon dan KP 71 asal Galur,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati juga via pesan singkat.
Seorang pasien Covid-19 tersebut bernama Setyo Witarto (54), warga Komplek Tani Mulya RT01/RW03, Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, dinyatakan sembuh.
Dilansir Kompas.com, Setyo menceritakan perjuangannya melawan virus tersebut hingga akhirnya berhasil sembuh setelah diisolasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi selama berhari-hari.
Baca: Nekat Tak Patuhi Prokes, 54 Warga Sidoarjo Dihukum Berdoa di Makam Korban Covid-19 Tengah Malam
Setyo merupakan seorang pedagang di pasar Antri Cimahi, yang sehari-harinya berjualan di pasar.