Pascabertemu India di Moskow, China Nyatakan Tak Bisa Kehilangan Satu Inci pun Wilayahnya

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Perdana Menteri India, Narendra Modi, berjalan bersama komandan militer setelah dirinya sampai di Leh, Ladakh (3/7/2020). Ini adalah kunjungan pertamanya di tempat itu sejak terjadinya bentrok berdarah antara pasukan India dan China pada Juni 2020.

Namun, China mengatakan tidak perlu pihak ketiga sebagai penengah dan India juga tidak tertarik pada ide tersebut.

Sementara itu, India dan China pada Sabtu, (5/9/2020), mengatakan bersedia bekerja sama untuk mengurangi ketegangan di perbatasan yang disengketakan.

Keduanya menyetujui bahwa "tak ada pihak yang harus mengambil tindakan lebih lanjut yang bisa memperunyam situasi atau memperluas masalah di wilayah perbatasan", kata Menteri Pertahanan India itu.

Baca: India Kembali Berkonflik dengan Pakistan, Kini Rebutan Soal Peta Baru untuk Wilayah Kashmir

Sementara itu, Wei mengatakan kedua pihak harus memajukan perdamaian dan kestabilan dan bekerja untuk mendinginkan situasi yang memanas.

Namun, dia berkata bahwa tanggung jawab dari ketegangan belakangan ini terletak "sepenuhnya pada India".

China meminta India untuk menguatkan kendali atas pasukan garis depannya dan menahan diri dari tindakan provokatif.

(Tribunnewswiki/Tyo)



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer