Meski sebenarnya tidak terlalu nyaman menjalani nomor 6, visi bermain dan umpan panjang Paul Pogba tetap bisa menjadi alternatif taktik Solskjaer dan memberikan peran pengubung lini tengah-depan kepada Van de Beek.
Bila menjadi pemain nomor 6, tugas Van de Beek akan lebih defensif untuk mengurangi beban Pogba.
Sementara Fernandes tetap berada di belakang penyerang sebagai pemain nomor 10.
Jika United ingin lebih seimbang, skema 4-4-2 berlian bisa jadi pilihan dengan tetap menurunkan Pogba-Fernandes-Van de Beek.
Dalam formasi ini, Nemanja Matic atau Scott McTominay akan bertugas sebagai jangkar sejati, perebut bola, atau "pekerja kotor" yang melindungi lini belakang.
Trio Pogba-Fernandes-Van de Beek pun bisa fokus menjalankan peran masing-masing.
Fernandes tetap menyokong serangan di belakang dua striker, Van de Beek lebih sebagai pengatur aliran bola, sedangkan Pogba dibiarkan bebas berkreasi.
Saat di Juventus, peran seperti itulah yang bisa mengeluarkan kemampuan terbaik Pogba karena bebannya membantu pertahanan dan penyalur bola sudah dijalankan masing-masing oleh Arturo Vidal dan Andrea Pirlo atau Claudio Marchisio.
Mungkin terdengar naif mendatangkan Van de Beek hanya sebagai pemain cadangan, tetapi kan ada waktunya Solskjaer harus mengistirahatkan Pogba dan Fernandes.
Di sinilah letak keistimewaan Van de Beek karena dia bisa menggantikan peran kedua pemain itu jika waktunya skuad dirotasi.
Daripada memainkan Andreas Pereira atau Jesse Lingard, kualitas VdB rasanya lebih menjanjikan.
Catatan 28 gol dan 24 assist dalam 118 penampilan di Liga Belanda membuktikan Van de Beek sangat bisa diandalkan sebagai pemain nomor 10.
Jadi, akan lumrah jika dalam permainan nanti trio Pogba, Fernandes, Van de Beek bakal sering bertukar peran di lapangan sehingga bikin lawan pusing dan sulit menebak pola serangan mereka.
(Tribunnewswiki.com/Ris)
Sebagian artikel tayang di Bolaspot.com berjudul Prakiraan Formasi Man United dengan Donny van de Beek: Tak Masalah Jadi Nomor 6, 8, atau 10