Manchester City Sudah Merancang Acara Perkenalan Lionel Messi, Walau Belum Sepakat dengan Barcelona

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Lionel Messi bergabung ke Manchester City

Josep Maria Bartomeu cs tetap berpegang teguh pada kontrak yang menyebutkan pemain berjuluk La Pulga itu tak bisa dilepas secara bebas karena baru mengajukan pemberitahuan pada Agustus.

Klub berjuluk Los Cules itu menilai batas akhir pengajuan pindah itu tetap sesuai kontrak awal, pada bulan Juni atau ketika musim 2019-20 berakhir normal seperti biasa tanpa memandang efek pandemi Covid-19 yang memundurkan jadwal Liga Spanyol.

Messi membawa Barcelona ke Pengadilan?

Saga peperangan antara Lionel Messi dan manajemen Barcelona mulai menuju titik klimaks.

Peperangan diawali oleh kepindahan Neymar ke Paris Saint-Germain pada 2017, pemecatan Valverde hingga hasil buruk musim 2019-20.

Lionel Messi dan beberapa pemain senior menganggap manajemen Barcelona tidak kompeten memenuhi keinginan mereka mulai dari pemilihan pelatih hingga perekrutan pemain.

Sedangkan disisi lain, manajemen Barcelona tak bergeming dan seakan kontras dengan idealisme ataupun opini yang sering diutarakan para pemain, terutama dari Lionel Messi.

Munculnya faks atau surat elektronik pengunduran Lionel Messi beberapa hari lalu semakin menebalkan permusuhan antara kedua kubu di klub berjuluk Los Cules tersebut.

Baca: Nasib di Barcelona Tak Pasti, Presiden Argentina Ingin Messi Pulang Kampung, Bela Klub Negeri Tango

Baca: Respons Ultimatum Barcelona, Lionel Messi Siap Buka Rahasia Dibalik Alasannya Ingin Tinggalkan Klub

Salah satu yang menjadi pengganjal bagi hubungan antara Lionel Messi dan Barcelona adalah klausul pelepasan dan klausul bebas transfer dalam kontrak.

Piha Messi menilai, klausul pelepasan telah kadaluarsa pada Agustus ini atau akhir musim 2019-20.

Sedangkan Barcelona tetap berpegang teguh bahwa di kontrak Messi, yang dimaksud akhir musim adalah Mei-Juni, dengan mengabaikan adanya Covid-19 yang membuat jadwal Liga Spanyol musim lalu ikut molor.

Sepertinya, usaha Messi untuk pergi secara gratis atau tanpa klausul pelepasan mustahul terjadi musim panas 2020 ini.

Pernyataan resmi dari Otoritas Liga Spanyol, LaLiga, menjadi kabar buruk bagi pihak pemain berjuluk La Pulga itu.

LaLiga menyebutkan bahwa klausul kontrak pelepasan Messi senilai 700 juta euro (sekitar Rp 12,2 triliun) masih berlaku.

Hal tersebut membuat Messi harus gigit jari karena dirinya tak bisa pergi secara cuma-cuma pada musim panas 2020 ini.

Lionel Messi. Beredar foto surat pengajuan pemutusan kontrak dari Lionel Messi terhadap manajemen klub Barcelona. (Kolase AFP dan Tuttomercatoweb)

Selain itu, kepergian Messi dari Barcelona bisa terhalang karena mustahil ada klub yang mampu membayar sebesar itu.

Kalau ada pun, klub tersebut tentu akan berususan dengan UEFA terkait aturan Financial Fair Play.

Melansir pemberitaan Daily Mirror, hanya ada satu cara yang mungkin bisa diambil Messi.

Cara tersebut adalah dengan menempuh jalur hukum dan mengajukan banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Akan tetapi, langkah pemain 33 tahun itu untuk bertarung di ranah hukum tentu akan cukup sulit.

Baca: Saga Transfer Barcelona: Lionel Messi Sudah Menelpon Pep Guardiola untuk Pindah ke Manchester City

Baca: Bermasalah dengan Manajemen dan Bersiap Hengkang, Keputusan Messi Justru Didukung Legenda Barcelona

Halaman
123


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer