Lupa Matikan Kamera, Pengguna Zoom Ini Asyik Berhubungan Badan saat Rapat Anggota Dewan di Brazil

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO: Rapat anggota Dewan Kota di Brazil, seorang pengguna kepergok sedang berhubungan badan

Namun, dalam menggunakan bantuan teknologi, ada baiknya tetap memperhatikan kehati-hatian dan hindari kecerobohan yang bisa berakibat insiden fatal seperti di Brasil.

Insiden memalukan di rapat Presiden via Zoom.

Ada seorang pengusaha muncul tanpa busana karena lupa mematikan kamera.

Hal tersebut terjadi negara terluas di Amerika Selatan, Brasil.

Seorang pengusaha tampil tanpa busana setelah lupa mematikan kameranya ketika rapat dengan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, lewat Zoom.

Presiden Brazil Jair Bolsonaro. (SERGIO LIMA / AFP)

Insiden tak lazim itu terjadi ketika dilakukan pertemuan virtual yang diprakarsai oleh Paulo Skaf, Presiden Federasi Industri Sao Paulo.

Berdasarkan pemberitaan media lokal, Jair Bolsonaro langsung mengetahui si pria tanpa busana, yang notabene adalah penasihat asosiasi.

Baca: Donald Trump Tegaskan Akan Tetap Buka Ekonomi AS Entah Sudah Ada atau Belum Vaksin Covid-19

"Paulo, ada kolega kita yang berada di kotak kecil paling bawah. Dia nampaknya meninggalkan ruangan. Apa dia baik-baik saja?" tanya Bolsonaro.

Mengutip laman Tribunnews.com, Menteri Industri, Paulo Guedes, yang kebetulan duduk di samping sang Presiden Brasil ikut menimpali bahwa pria itu nampaknya baru saja mandi.

"Ada lelaki yang baru saja mandi, dia tanpa busana."

"Ada pria tanpa busana di sana. Bagus sekali, mengisolasi diri dengan tanpa busana," candanya.

Guedes mengatakan, nampaknya si pria begitu kegerahan dengan agenda pertemuan virtual melalui Zoom itu, makanya dia memutuskan mandi.

"Ini adalah gambar yang mengguncang. Sayangnya, kami sudah melihatnya," cetus Bolsonaro kembali. 

Identitas pria tersebut tidak dijelaskan detail.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro terbatuk-batuk ketika berbicara di depan para pendukungnya yang iring-iringan mobil memprotes kebijakan karantina dan pembatasan sosial di sejumlah wilayah untuk memerangi wabah virus corona pada 19 April 2020. (Sergio LIMA / AFP)

Bolsonaro yang mendapat julukan "Donald Trump dari negara tropis" itu dikritik karena penanganannya terhadap Virus Corona, di mana negara Brasil kini menjadi negara paling terdampak di kawasan Amerika Latin.

Melansir Daily Mirror, Jumat (15/5/2020), dia berkali-kali terlihat di publik mengabaikan social distancing, atau berdebat dengan pejabatnya.

Dia berargumen dengan Gubernur Sao Paulo, Joao Doria, dengan menyatakan kelompok pengusaha harus terlibat ketegangan dengan sang gubernur.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Kemerdekaan Brasil

Doria, bersama dengan sejumlah gubernur lain di Brasil, memerintahkan penutupan wilayah untuk mencegah penularan Virus Corona.

Padahal, Bolsonaro dengan terang-terangan menentang ide tersebut dengan dalih bahwa ekonomi negara harus tetap jalan di tengah pandemi.

Berdasarkan data dari Universitas Johns Hopkins, Negeri "Samba" menderita 203.165 kasus infeksi Covid-19, dengan 13.999 korban meninggal.

Halaman
123


Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer