Kronik Jelang Kemerdekaan 17 Agustus: Peristiwa Rengasdengklok hingga Penyusunan Teks Proklamasi

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bung Hatta (berdiri) ketika menjelaskan lagi pendapatnya tentang saat-saat menjelang Proklamasi Kemerdekaan di rumah bekas penculiknya, Singgih (baju batik hitam) Jumat siang kemarin. Tampak dari kiri kekanan: GPH Djatikusumo, D. Matullesy SH, Singgih, Mayjen (Purn) Sungkono, Bung Hatta, dan bekas tamtama PETA Hamdhani, yang membantu Singgih dalam penculikan Soekarno Hatta ke Rengasdengklok. (Kompas/JB Suratno)

Mesin ketik tidak ada saat itu di dekat pertemuan tokoh-tokoh tersebut.

Kemudian pembantu rumah Maeda bernama Ny. Satsuki Mishima yang ada di situ dan merupakan satu-satunya perempuan saat itu diminta untuk meminjam mesin tik di kantor Militer Jepang.

Ny. Satsuki Mishima juga turut membuatkan nasi goreng kepada Soekarno, Hatta dan Soebardjo yang saat itu akan melaksanakan sahur (karena saat itu bulan puasa).

Mesin ketik pun datang, Sayuti Melik langsung melakukan tugasnya.

Terdapat tiga perubahan yang dalam naskah yang telah dibuat.

Kata pertama adalah 'tempoh' menjadi 'tempo'.

Kata kedua adalah 'wakil-wakil bangsa Indonesia' diganti menjadi 'atas nama bangsa Indonesia'.

Kata ketiga adalah cara penulisan tanggal yang semula 'Djakarta, 17-8-05' menjadi 'Djakarta, hari 17, boelan 8, tahoen 05'.

Setelah perubahan itu, naskah proklamasi kemudian ditandatangani oleh Soekarno dan Mohammad Hatta.

Angka '05' dalam teks proklamasi adalah singkatan angka tahun 2605 yaitu tarikh Sumera yang sama dengan 1945 Masehi (merujuk Prof. Nugroho Notosusanto).

Sumber Literatur :

St. Sularto & D. Rini Yunarti, "Konflik Di Balik Proklamasi: BPUPKI, PPKI, dan Kemerdekaan", (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2010)

--

Tribunnewswiki.com terbuka dengan data dan sumber baru serta usulan perubahan untuk memperkaya informasi.

--

(TRIBUNNESWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)

JANGAN LUPA SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE TRIBUNNEWSWIKI.COM



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer