Nelma melanjutkan: "Kami semua ingin mencintai dan menikahi pria tertentu. Tapi kami hanya ingin tinggal di kota yang damai ini dan tidak ingin pergi dari sini untuk mencari seorang suami."
Baca: Anak Ini Ngaku Berasal dari Tahun 6491 dan Terjebak di Bumi: Bikin Geger karena Lolos Lie Detector
Setelah informasi tentang kota "haus suami" ini diposting di media, banyak pria mencoba peruntungan dengan mendatangi desa tersebut.
Alih-alih menemukan jodoh, kebanyakan pria ini justru memilih mundur teratur ketika mengetahui bahwa para perempuan di desa tersebut menerapkan konsep kesetaraan gender di semua aspek, termasuk dalam mengurus rumah sehari-hari.
Hal semisal mengurus anak, menyapu, hingga mencuci piring ternyata masih asing bagi sebagian pria di Brasil.
Hingga saat ini, kota Noiva do Cordeiro masih menjadi salah satu tempat paling istimewa di dunia ketika ada wanita tua yang belum pernah mencium siapapun.
Dao Koh Rong, terletak lebih dari 30 kilometer selatan ibu kota Kamboja, Phnom Penh, adalah pulau yang sangat indah, tetapi hanya perempuan dan anak-anak yang tinggal di sana.
Saat ini ada sekitar 40 perempuan dan 107 anak-anak, tinggal bersama di satu desa.
Hampir tidak ada tanda laki-laki dewasa.
Semua perempuan yang tinggal di Koh Rong adalah janda, wanita ditinggalkan oleh suaminya, korban pelecehan seksual, beberapa suami meninggal, dan beberapa telah diculik berkali-kali.
Baca: Warga Heran Janda Ini Gonta Ganti Pria Nginap di Hotel: Saat Digerebek, Lagi Asyik sama Berondong
Singkatnya, semua perempuan ini pernah berada dalam keadaan yang sangat sulit dan kemiskinan.
Mereka tidak memiliki akomodasi yang layak, hanya mengemis dan mengais-ngais di jalanan.
Dengan bantuan sebuah LSM di Phnom Penh, para perempuan ini dipindahkan ke pulau Koh Rong untuk memulai hidup mereka kembali.
Berkat dukungan awal dari negara, para perempuan ini memiliki rumah untuk ditinggali dan mulai menjalani kehidupan yang mandiri dan mandiri.
Mereka memproduksi segala sesuatu yang diperlukan untuk kehidupan, bertani sendiri, beternak, menangkap makanan laut, dan membuat tekstil.
Untuk beberapa pekerjaan berat, perempuan di Koh Rong dapat mempekerjakan pria dari luar pulau untuk membantu dan membayar.
Di Pulau Koh Rong, orang hampir tidak memiliki perangkat modern seperti telepon atau televisi.
Satu-satunya hal yang membantu mereka tetap up to date adalah radio.
Anak-anak di sini tumbuh secara alami, benar-benar polos dan murni.
Meski merupakan pulau yang sangat indah, hampir tidak ada pria Kamboja yang muncul di Koh Rong.