3. Ikan Lele
Tak hanya ayam, sebenarnya nasi tumpeng juga dilengkapi dengan ikan lele.
Ikan lele menjadi simbol dari ketabahan dan keuletan dalam hidup.
Sebab ikan lele mampu bertahan hidup di air yang tidak mengalir dan di dasar sungai.
4. Ikan teri
Ikan teri juga biasa disajikan dalam hidangan nasi tumpeng.
Ikan teri dalam nasi tumpeng memiliki makna kebersamaan dan kerukunan, sebab ikan teri selalu hidup bergerombol di dalam laut.
5. Telur
Telur juga menjadi lauk pauk penting dan memiliki makna yang dalam pada nasi tumpeng.
Telur menjadi perlambang jika manusia diciptakan dengan fitrah yang sama.
Telur yang biasa digunakan biasanya telur rebus yang dipindang dan disajikan utuh dengan kulitnya.
Hal ini melambangkan, bahwa semua tindakan harus direncanakan terlebih dahulu (dikupas), dikerjakan sesuai rencana dan dievaluasi untuk mendapatkan hasil yang sempurna.
Baca: Kisah di Balik Pembuatan Naskah Proklamasi 17 Agustus 1945, Soekarno Robek Naskah Berkali-Kali
Baca: Spesial 17 Agustus: Kisah Pilu Pahlawan Pierre Tendean yang Tak Sempat Menikahi Sang Pujaan Hati
6. Sayur Urap
Sayur urap biasanya terdiri dari kangkung, bayam, kacang panjang, taoge, dengan bumbu urap yang terbuat dari sambal parutan kelapa.
Sayuran ini melambangkan banyak makna, kangkung berarti jinangkung yang berarti melindungi.
Bayam dapat diartikan dengan ayem tentrem.
Taoge atau kecambah berarti tumbuh.
Kacang panjang dapat diartikan sebagai pemikiran yang jauh ke depan.
Sedangkan bawang merah berarti mempertimbangan segala sesuatu dengan matang.
Terakhir adalah bumbu urap yang berarti urip atau hidup atau mampu menghidupi (menafkahi) keluarga.