Faktor Cristiano Ronaldo, Alasan Juventus Pecat Maurizio Sarri Demi Hindari Perpecahan di Dalam Tim

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cristiano Ronaldo dan Maurizio Sarri, disebutkan tidak akur sebagai pemain dan pelatih.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabar seputar Andrea Pirlo sebagai nahkoda baru Juventus menggantikan Maurizio Sarri membuat dunia sepak bola tersentak.

Publik terkejut karena sosok Pirlo masih belum berpengalam sebagai pelatih tim utama.

Pirlo juga baru ditunjuk sebagai pelatih Juventus U-23 pekan lalu.

Meski fokus atensi publik sepak bola sedang tertuju ke Andrea Pirlo, rumor tentang keretakan ruang ganti Juventus di era Maurizio Sarri tetap saja beredar.

Pasca Juventus tereliminasi dari Liga Champions 2019-2020, Sabtu (8/8/2020) ditangan Lyon, Maurizio Sarri resmi dipecat.

Menariknya, cuma berselang beberapa jam Sarri digantikan oleh Andrea Pirlo.

Terkait drama yang terjadi dengan cepat dengan situasi di kursi pelatih Juventus, sejumlah media Italia mengunggah isu bahwa figur Sarri memang sudah tak bisa diselamatkan.

Selain pencapaian Juventus di musim 2019-2020 yang mengecewakan, Sarri juga tak mampu membuat ruang ganti Si Nyonya Tua tetap kondusif.

Baca: Andrea Pirlo Latih Juventus, Sahabat dan Legenda Italia Beri Komentar Positif Sekaligus Kekhawatiran

Baca: Drama Situasi Juventus: Kalah dari Lyon, Maurizio Sarri Digantikan Andrea Pirlo dalam Waktu 5 Jam

Sejumlah pemain senior ditengarai tidak tahan lagi dengan pendekatan manajerial, terlebih taktik dari Sarri yang dianggap membingungkan.

Jika dilihat dari permainan, sepanjang musim 2019-2020, Juventus memang seperti sebuah tim yang tidak memiliki identitas tim.

Beberapa kali hasil baik Juventus hanya diraih berkat mengandalkan kemampuan individual para pemainnya.

Bahkan pasca Liga Italia dimulai lagi setelah penguncian Covid-18, Sarri pun pernah mengeluhkan timnya tidak memiliki keseimbangan.

Hal itu pun terasa tidak wajar untuk sebuah tim yang sudah ditangani pelatih sejak pramusim.

Menurut La Gazzetta, sejumlah pemain senior Juventus, seperti Cristiano Ronaldo dan Giorgio Chiellini, sudah muak pada taktik Sarri.

Saking sebalnya pada eks pelatih Napoli dan Chelsea itu, ada isu Ronaldo bakal cabut seandainya Sarri dipertahankan Juventus. 

Mengutip Bolasport.com, kabar perpecahan ruang ganti Juventus soal Sarri seolah terkonfirmasi via unggahan Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala di media sosial setelah Sarri dipecat.

Di Instagram, Ronaldo menulis banyak hal soal pencapaian di musim 2019-2020, tetapi dia sama sekali tak menyebut nama Sarri.

Sarri kemudian dipecat untuk menyelamatkan kesatuan ruang ganti Juventus.

Setelah Sarri dipecat, Ronaldo tidak lagi mempertimbangkan hengkang.

Salah satu alasan penunjukan Andrea Pirlo juga ditengarai dilakukan untuk tujuan tersebut.

Halaman
123


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer