Setelah Iran dan China, Kini Korea Utara Berani Beri Peringatan Perang Nuklir pada Amerika Serikat

Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto Kim Jong Un tersenyum ini dipotret pada (7/6/2020) dan dirilis oleh media ofisial Korea Utara Korean Central News Agency (KCNA) pada (8/6/2020).

"Promosi Ri bisa menunjukkan bahwa Korea Utara siap mendorong produksi, pengembangan, dan pengujian senjata strategis."

Pada awal pekan ini, sebuah laporan PBB yang bocor menunjukkan bahwa Korea Utara sedang bersiap untuk mengerahkan perangkat nuklir miniatur di hulu ledak rudal balistiknya.

Seminggu sebelumnya, Kim Jong-un membual tentang daya tembak luar biasa yang dia miliki di ujung jarinya.

Presiden AS Donald Trump (kanan) bertemu pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un (kiri) pada pertemuan AS-Korea Utara di Singapura, Juni 2018. (AFP/Saul Loeb)

Dia mengatakan hal itu kepada para veteran yang berkumpul untuk upacara yang menandai peringatan 67 tahun berakhirnya Perang Korea.

"Sekarang, kita telah berubah menjadi negara yang dapat mempertahankan diri dengan andal dan teguh terhadap tekanan intensitas tinggi dan ancaman militer dan pemerasan oleh kaum reaksioner imperialistik dan kekuatan musuh."

"Tidak akan ada perang di tanah ini lagi dan keamanan nasional serta masa depan kami akan dijamin dengan tegas dan permanen."

"Karena penangkal nuklir pertahanan diri kami yang andal dan efektif," jelas Kim Jong-un.

Baca: Laporan PBB Sebut Korea Utara Kemungkinan Tengah Merakit Miniatur Senjata Nuklir

(Intisari/Mentari DP)(Tribunnewswiki/Al)

Artikel ini telah tayang di Intisari-online.com dengan judul Waspada Perang Dunia 3! Setelah Iran dan China, Korea Utara Beri Peringatan Perang Nuklir ke AS, Kim Jong-un Membual Punya Daya Tembak Luar Biasa



Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer