Data ini seperti nama, alamat e-mail, kata sandi (password), alamat rumah, nomor telepon, data pekerjaan dan perusahaan, serta data kartu keluarga (KK).
Adanya kebocoran terkuak usai Cyble, firma keamanan siber asal Amerika Serikat membuka laporan tersebut.
Laporan tersebut menguak fakta, ada sekitar 890.000 data nasabah Kreditplus yang diduga bocor.
Database dengan ukuran 78 MB itu bocor dan dijual di Raidforums.
Seorang pengguna bernama "ShinyHunters" mengunggah sebuah thread, database tersebut dijual dengan harga sekitar Rp 50.000.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Data Ratusan Ribu Nasabah Kredit Plus Diduga Bocor dan Dijual di Internet"