Saat itu Putra Aji Adhari berusia 15 tahun dan masih aktif beklajar sebagai siswa kelas 2 di MTS Manbaul Khair, Ciledug, Tangerang.
Namanya menjadi dikenal lantaran bisa membobol situs milik National Aeronautics and Space Administration (NASA).
Namun kini berita buruk datang dari Putra Aji Adhari.
Sang whitehat hacker atau peretas yang tidak bertujuan untuk tindakan kriminal tersebut dikabarkan terbaring di rumah sakit dengan kondisi kritis.
Penyebabnya adalah aksi pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Putra Aji Adhari pada Rabu (22/7/2020).
Baca: Empat Orang Remaja Keroyok Ibu Hamil dan Balitanya di Brooklyn AS
Kapolsek Ciledug, Kompol Ali Yusron mengatakan, petugas sudah mengamankan pelaku pengeroyokan terhadap Putra Aji Adhari.
"Intinya Polsek Ciledug sudah mengamankan satu pelaku dan yang lain dalam proses lidik gitu saja dulu," kata Ali saat dikonfirmasi kepada Wartakotalive.com, Jumat (31/7/2020).
Baca: Malware
Sebelumnya oleh keluarga, Putra Aji Adhari sempat dirawat di RS Sari Asih, Ciledug, Kota Tangerang.
Sebelum akhirnya Putra Aji Adhari dibawa ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2020).
Menurut ayahanda Putra, Darso, setelah dirawat sehari di RSPON, kondisi buah hatinya belum pulih.
"Kondisnya masih sama dari yang di RS Sari Asih. Koma sih enggak, sudah sadar, cuma ya masih ada yang kurang, enggak kayak semula gitu waktu sehat," kata Darso saat dihubungi, Sabtu (1/8/2020).
Darso menjelaskan, perawatan medis secara intensif dibutuhkan sang anak karena kondisi luka parah akibat pengeroyokan sekelompok orang tak dikenal.
Baca: Daftar 54 Hoax Virus Corona yang Dikabarkan Dapat Sebarkan Malware Lewat WhatsApp
Dia mengatakan, luka parah hampir di sekujur tubuh Putra hingga membuatnya tak berdaya dan terbaring di ranjang rumah sakit.
Luka-luka yang dialami putranya itu, kata Darso, akibat senjata tajam dan benda tumpul.
"Ada luka di bagian kepala, kaki kiri dan kanan, dada. Ya orang penganiayaan begitu. Ada luka (senjata tajam-Red) yang bagian lutut kiri dan kanan, kaki," ungkap Darso.
"Yang parah itu senjata tumpul yang di kepala di bagian kuping samping kiri," lanjutnya.
Sebelumnya telah diberitakan di Kompas.com, Putra Aji Adhari berhasil meretas situs milik National Aeronautics and Space Administration ( NASA).