Polisi dan tentara menutup jalan menuju pangkalan itu, melarang fotografi dan memberlakukan larangan pertemuan lebih dari empat orang, kata perwira polisi Abhishek Jorwal.
"Burung-burung telah mendarat dengan selamat di Ambala," kata Menteri Pertahanan India Rajnath Singh lewat Twitter milknya.
Baca: AS dan India Gelar Latihan Militer Bersama, Ahli: Mereka Sama-sama Targetkan China
Singh mengatakan kemampuan baru India ini mampu membuatkhawatir pihak yang mengancam integritas India.
"Jika ada yang perlu khawatir atau kritis tentang kemampuan baru ini ... itu harus mereka yang ingin mengancam integritas wilayah kita," lanjutnya.
Sebelumnya, jet buatan Dassault Aviation ini diujicobakan oleh petugas IAF ketika lepas landas dari Merignac, Prancis, Senin lalu.
Jet tempur ini menjadi bagian dari kesepakatan 9,4 miliar dolar dengan Prancis pada 2016.
Pesawat itu akan dikenalkan secara resmi pada pertengahan Agustus mendatang.
Pengimpor senjata terbesar di dunia
Baca: Terjadi Pergeseran Geopolitik, Nigeria dan India Diprediksi Bakal Jadi Saingan Utama AS dan China
India telah menjadi importir senjata terbesar di dunia karena memodernisasi militernya.
Kementerian pertahanan India pada 2 Juli menyetujui pembelian 21 pesawat tempur MiG-29 Rusia dan 12 Sukhoi Su-30MKI seharga $ 2,43 miliar untuk menggantikan senjata era Soviet yang sudah usang.
Kesepakatan pertahanan itu terjadi di tengah ketegangan yang meningkat di sepanjang perbatasan yang diperdebatkan dengan China di Ladakh.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul Ketegangan Belum Reda, India Kirim Puluhan Ribu Pasukan ke Perbatasan