Setelah Borong Jet Tempur, India Kirim 35 Ribu Tentara ke Perbatasan China di Himalaya

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

FOTO HANYA ILUSTRASI - Prajurit tentara India terlihat di dekat sebuah lokasi baku tembak di Ranbirgarh Panzinara di pinggiran Srinagar pada 25 Juli 2020. Seorang komandan utama kelompok militan Lashkar-E-Taiba termasuk di antara dua gerilyawan yang tewas dalam baku tembak dengan pasukan pemerintah pada Juli 25, kata pejabat.

Polisi dan tentara menutup jalan menuju pangkalan itu, melarang fotografi dan memberlakukan larangan pertemuan lebih dari empat orang, kata perwira polisi Abhishek Jorwal.

"Burung-burung telah mendarat dengan selamat di Ambala," kata Menteri Pertahanan India Rajnath Singh lewat Twitter milknya.

ILUSTRASI - Jet tempur SU-30SM dan MiG-29 milik Rusia terbang dalam sebuah parade militer, (24/6/2020). India akan segera memiliki MiG-29 (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)

Baca: AS dan India Gelar Latihan Militer Bersama, Ahli: Mereka Sama-sama Targetkan China

Singh mengatakan kemampuan baru India ini mampu membuatkhawatir pihak yang mengancam integritas India.

"Jika ada yang perlu khawatir atau kritis tentang kemampuan baru ini ... itu harus mereka yang ingin mengancam integritas wilayah kita," lanjutnya.

Sebelumnya, jet buatan Dassault Aviation ini diujicobakan oleh petugas IAF ketika lepas landas dari Merignac, Prancis, Senin lalu.

Jet tempur ini menjadi bagian dari kesepakatan 9,4 miliar dolar dengan Prancis pada 2016.

Pesawat itu akan dikenalkan secara resmi pada pertengahan Agustus mendatang.

Pengimpor senjata terbesar di dunia

FOTO HANYA ILUSTRASI jet tempur pepet pesawat komersial A C-135 (depan), jet tempur Mirage 2000-5 (C) dan empat jet tempur Rafale B terbang di atas Paris sebagai bagian dari parade militer Hari Bastille tahunan pada 14 Juli 2020. Prancis memiliki versi tradisional yang dikurangi Parade Hari Bastille tahun ini karena langkah-langkah keamanan atas pandemi COVID-19 (novel coronavirus), dan dengan perayaan hari nasional negara itu termasuk penghormatan kepada pekerja kesehatan dan yang lain yang memerangi wabah tersebut. (Zakaria ABDELKAFI / AFP)

Baca: Terjadi Pergeseran Geopolitik, Nigeria dan India Diprediksi Bakal Jadi Saingan Utama AS dan China

India telah menjadi importir senjata terbesar di dunia karena memodernisasi militernya.

Kementerian pertahanan India pada 2 Juli menyetujui pembelian 21 pesawat tempur MiG-29 Rusia dan 12 Sukhoi Su-30MKI seharga $ 2,43 miliar untuk menggantikan senjata era Soviet yang sudah usang.

Kesepakatan pertahanan itu terjadi di tengah ketegangan yang meningkat di sepanjang perbatasan yang diperdebatkan dengan China di Ladakh.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul Ketegangan Belum Reda, India Kirim Puluhan Ribu Pasukan ke Perbatasan

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer