Kompor gas adalah alat yang kini dipakai untuk memasak.
Selain di rumah, memasak di rertoran dan warung makan juga sudah menggunakan kompor gas.
Meskipun memasak lebih praktis dengan kompor gas namun biaya yang digunakan juga tidaklah sedikit.
Apalagi jika penggunaanya sering sehingga boros gas dan cepat habis.
Banyak yang tidak memperhatikan perawatan kompor gas sehingga gas pun cepat habis.
Bagaimana cara menggunakan kompor gas yang awet?
Baca: Tagihan Listrik Naik hingga Rp 3 Juta, Dedi Mulyadi: Masak Domba Saya Nonton Drama Korea
Baca: Berikut 7 Hidangan Sedap Pendamping Opor Ayam yang Bisa Disajikan Sebagai Masakan Lebaran
Berikut adalah tips menggunakan kompor gas yang awet, sering digunakan di warung makan:
Saluran gas yang kotor mengakibatkan api yang dihasilkan tidak berwarna biru.
Kalau api tidak biru, artinya panas yang dihasilkan tidak maksimal.
Dengan panas yang tidak maksimal tentu saja waktu memasak bertambah lama.
Akhirnya gas pun lebih banyak terpakai.
Gas bersifat menekan ke segala arah, itu sebabnya dibutuhkan selang yang baik, yang minimal memiliki kemampuan menahan tekanan sebesar 500 psi.
Kemampuan menahan tekanan sebesar 500 psi ini sesuai dengan sifa menekan gas yang memang mencapai 500 psi.
Jika selang yang kita gunakan tidak memiliki kemampuan menahan tekanan sebesar 500 psi, maka selang akan cepat kendor.
Akibatnya gas dapat keluar melalui sela-sela selang dan gas jadi cepat habis.
Saat ini umumnya regulator yang digunakan adalah regulator otomatis.