Berniat Bunuh Diri di Lintasan Kereta Api, Pria di Tambora Masih Hidup dan Sadar Saat Dievakuasi

Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pria Tambora D gagal bunuh diri di perlintasan kereta api Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2020)

Menurut Suparno, warga Jembatan Besi itu memang sengaja ingin mengakhiri hidupnya.

Meski demikian, tuhan berkehendak lain.

Korban berhasil selamat meski sudah tertabrak kereta api dan terpental beberapa meter.

Bahkan korban masih sadar usai terpental dan mampu berjalan saat akan dibawa ke rumah sakit.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Selain itu, Anda dapat mencari mereka lewat akun sosial media mereka di Twitter, Facebook, Instagram dengan @intolightid.

Anda juga bisa menghubungi Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes di nomor (021-500-454)

Baca: Tertawa saat Sedih seperti Karakter Joker, adalah Jenis Gangguan Jiwa, Kenali Gejalanya

Baca: Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day)

Baca: Mengalami Stres ataupun Depresi? Simak Gejala dan Perbedaannya

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, WARTAKOTALIVE/Desy Selviany)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive.com dengan judul "Aneh tapi Nyata, Ditabrak KRL hingga Terpental, Pria di Tambora Ini Masih Tetap Hidup"



Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer