Arab Saudi Terapkan Syarat Ketat, Ibadah Haji tahun 2020 Hanya Diikuti 1.000 Jamaah

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Masjidil Haram, Mekah

Namun, keputusan itu masih berisiko membuat geram kaum Muslim garis keras yang menganggap agama sebagai masalah kesehatan.

Haji yang diperkecil menunjukkan hilangnya pendapatan yang besar bagi kerajaan tersebut, yang sudah terhuyung-huyung akibat guncangan ganda dari pelambatan yang disebabkan oleh virus dan anjloknya harga minyak.

Ziarah umrah sepanjang tahun yang lebih kecil sudah ditangguhkan pada bulan Maret.

Bersama-sama, mereka menambah $ 12 miliar ke ekonomi Saudi setiap tahun, menurut angka pemerintah.

Menjadi tuan rumah haji adalah masalah gengsi bagi penguasa Saudi, yang bagi mereka hak asuh situs-situs paling suci Islam adalah sumber legitimasi politik mereka yang paling kuat.

Tetapi serangkaian bencana mematikan selama bertahun-tahun, termasuk penyerbuan tahun 2015 yang menewaskan 2.300 jemaah, telah memicu kritik terhadap manajemen ziarah kerajaan.

Baca: Menteri Agama RI Beri Tanggapan Soal Keputusan Arab Saudi Gelar Ibadah Haji dengan Jumlah Terbatas

Baca: Arab Saudi Tetap Gelar Ibadah Haji 2020 Namun Secara Terbatas, Hanya Orang-orang Ini yang Diizinkan

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi) (Wartakotalive.com)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul IBADAH Haji 2020 Hanya Diikuti 1.000 Jemaah, Syarat Ketat Tidak Berusia di Atas 65 Tahun dan Sehat.



Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer