Informasi orang hilang cepat menyebar di masyarakat.
Pada Selasa sore, (14/7/2020) pukul 15.30 seorang warga yang tengah mencari rumput mencium bau menyengat dari dalam hutan.
Jarak antara hutan yang mengeluarkan bau busuk itu dengan Desa Rejo Sari sekitar 1,5 kilometer.
Pencari rumput tersebut kemudian menemui Kapolsek setempat, Rahman dan langsung dilakukan pencarian.
Saat tim kepolisian dan masyarakat mendatangi kawasan hutan berbau busuk, di sana, ditemukan tubuh seorang pemuda.
Setelah diidentifikasi, pemuda ini adalah sosok Marinding yang dicari.
"Saat ditemukan tubuh korban telah membusuk, bewarna hitam dan dalam kondisi dililit ular dengan kuat di antara semak-semak," kata Kapolsek Pamenang, Rabu (15/7/2020).
Saat mengevakuasi, tim berusaha mengusir ular yang melilit jenazah korban dengan kuat.
Setelah beberapa menit pengusiran, barulah ular melepas lilitan dan pergi.
Korban diduga akan menangkap ular yang melilitnya.
Diperkirakan panjang ular sanca itu sekitar 3 meter, kata Rahman.
Rahman juga belum mengetahui mengapa lelaki rimba ini bisa terlilit ular.
Dia menduga, korban akan menangkap ular tersebut dan kemudian salah pegang dan terjadilah lilitan yang membuat dia meninggal dunia.
"Ketika kita bersama warga ke lokasi, itu korban sudah dililit ular. Kita tidak tahu sudah berapa lama," kata Rahman menegaskan.
Namun setelah melihat ada luka di bagian kepala ular, polisi menyatakan korban Marinding berencana ingin menangkap ular itu.
Sementara itu, golok dan kecepek milik korban ditemukan jauh dari tempat kejadian perkara, tepatnya berada di pinggir jalan.