Dampak Perubahan Demografi, Ekonomi Indonesia Bisa Kalahkan Rusia dan Italia pada Tahun 2100

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI Kegiatan Ekonomi di Indonesia - Pekerja memproduksi tahu di sentra UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), Jalan Pdjadjaran, Gang Sari Dele 2, Gunung Sulah, Way Halim, Selasa (14/7/2020). Menurut perajin tahu sejak mewabahnya Covid-19 beberapa waktu lalu hingga saat ini, terpaksa mengurangi jumlah produksi tahu hingga mengalami penurunan, dari 150 Kg kedelai per hari saat ini hanya sekitar 100 Kg per hari.

Perbedaan antara angka PBB dan IHME sangat bergantung pada tingkat kesuburan.

Yang disebut "tingkat penggantian" untuk populasi yang stabil adalah 2,1 kelahiran per wanita.

Perhitungan PBB mengasumsikan bahwa negara-negara dengan kesuburan rendah hari ini akan melihat angka-angka itu meningkat, rata-rata, menjadi sekitar 1,8 anak per wanita seiring waktu, kata Murray.

"Analisis kami menunjukkan bahwa ketika wanita menjadi lebih berpendidikan dan memiliki akses ke layanan kesehatan reproduksi, mereka memilih untuk memiliki rata-rata kurang dari 1,5 anak," jelasnya melalui email.

"Pertumbuhan populasi global yang berkelanjutan selama abad ini bukan lagi lintasan yang paling mungkin bagi populasi dunia."

Didirikan pada 2007 dan didukung oleh Bill and Melinda Gates Foundation, IHME telah menjadi referensi global untuk statistik kesehatan, terutama laporan Beban Global Penyakitnya yang tahunan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer