Meski Bukan Menteri, Para Nelayan Tetap Mengadu ke Susi Saat Ada Kapal Cantrang di Natuna

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aliansi Nelayan Natuna mengadukan keberadaan kapal cantrang di perairan Natuna kepada Susi Pudjiastuti yang sebelumnya menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.(Kolase Tribunnewswiki.com/TribunJateng)

Hal itu yang menyebabkan harga jualnya cukup tinggi, karena ikan yang dijual murni ikan langsung dari tangkapan saat itu juga.

Sejumlah kapal nelayan yang ditambatkan di muara Sungai Silugonggo Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Kamis (1/3/2018). TRIBUN JATENG

Baca: Menteri KKP Edhy Prabowo Tak akan Tenggelamkan Kapal, Kini Lebih Fokus sesuai Arahan Presiden Jokowi

Baca: Susi Pudjiastuti: Kekhawatiran Saya Hilang, Pak Edhy Bukan Orang Lain

Berbeda dengan ikan yang disimpan selama beberapa hari di lokasi penyimpanan atau gudang ikan yang berada di darat.

Herman memastikan bahwa para nelayan Natuna selalu menjaga kearifan lokal, sehingga hasil laut Natuna selalu bisa dirasakan oleh anak dan cucu dari generasi yang berbeda.

"Namun untuk saat ini kami jamin akan tidak ada lagi, karena kapal cantrang akan menyapu bersih semua terumbu karang dan ikan-ikan kecil yang ada di Natuna.

Karena kapal cantrang tersebut melakukan tangkap di bawah 12 mil, lebih tepatnya di sekitaran Pulau Subi," kata Herman.

Saat ini para nelayan Natuna hanya bisa pasrah dengan kebijakan pemerintah.

"Berharap dapat perlindungan, yang ada malah terus terjepit," kata Herman.

(Tribunnewswiki.com/SO/Tribunjakarta.com/Suharno)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Marak Kapal Cantrang, Nelayan Ngadu ke Susi Meski Bukan Menteri Lagi: Belum Direspon Mungkin Sibuk



Penulis: saradita oktaviani
Editor: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer