Virus Baru yang Mematikan Kembali Muncul di China, 5 Warga Tewas, Virus Menyebar Lewat Gigitan Kutu

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kutu yang menyebarkan virus mematikan Severe Fever with Thrombocytopenia Syndrome (SFTS)

Kutu ini melekat pada manusia dari rumput panjang dan pendek sebelum menemukan tempat untuk menggigit korban mereka, dari mana mereka menghisap darah.

Kutu mutan bahkan bisa membawa agen infeksi yang terkait dengan kedua spesies induk.

Mayo Clinic memberikan ulasan, penyakit Lyme menyebar lewat kutu berkaki hitam yang terinfeksi, bisanya dikenal sebagai kutu rusa.

Pada umumnya, gejala penyakit Lyme ini akan terasa sesudah 30 hari seseorang mengalami gigitan kutu.

Pasien yang terpapar akan mengalami ruam merah, ruam kulit yang membelah dan menyebar luas, nyeri sendi, gangguan neurologis (saraf), hingga gangguan jantung.

Sebaga pengingat,semua orang yang digigit kutu perlu mencari bantuan medis untuk memeriksa apakah makhluk itu terinfeksi.

Rumah sakit kehabisan vaksin dan obat untuk jenis penyakit yang bisa menyebabkan kutu pada manusia.

Maslah ini termasuk termasuk ensefalitis dan penyakit Lyme.

Menurut keterangan dari situs WebMD, ensefalitis atau radang otak adalah peradangan yang terjadi pada jaringan otak yang dapat menyebabkan gejala gangguan saraf.

Gejala gangguan saraf yang ditimbulkan bisa seperti penurunan kesadaran, kejang, maupun gangguan dalam bergerak.

Ensefalitis dapat menyebabkan kerusakan otak permanen.

 
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka)



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer