Sengketa Lahan Akademi TNI di Magelang Berbuntut Panjang, Ganjar: Pokoknya Semua Urus Covid-19 Dulu

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Puluhan anggota TNI mendatangi kantor Walikota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2020). Mereka memasang beberapa patok plang atau papan nama di area depan kantor tersebut. Papan itu bertuliskan Tanah dan Bangunan Ini Milik Dephankam Cq. Mako Akabri/Mako Akademi TNI, Berdasarkan SHP No.9 Tahun 1981, IKN No.2020335014, Luas Tanah 40.000 M2.

"Saat itu ada penyerahan aset kepada Kota Magelang dan rasa-rasanya waktu itu menurut saya itu hibah,"

"Kemudian ada surat sekarang yang mengatakan ada kekeliruan administratif, ya mari kita duduk bersama," ujarnya.

Maka dari itu, Ganjar meminta kepada kedua belah pihak tidak perlu bersitegang dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

"Maka solusinya kalau sama-sama bersepakat oh ini sudah pernah kita sumbangkan ada kekeliruan mau dicabut ya dicabut, enggak jadi disumbangin kok, selesai,"

"Maka Pemkot Magelang tinggal cari tanah baru buat kantor baru selesai kan. Jadi tidak perlu ada situasi yang nanti memunculkan ketegangan, tentu ini sangat tidak baik antara aparat pemerintah," lanjut Ganjar.

Kemudian, lanjut dia, apabila dari Akademi TNI menginginkan ada tempat pengganti bisa saling berkomunikasi untuk bersepakat menyelesaikan secara bersama-sama.

"Ya dibicarakan tinggal mana pilihannya saja agar terjalin sebuah kesepakatan. Kalau memang bisa dilakukan bersama-sama bisa dengan duduk baik," ujarnya.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Riska Farasonalia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polemik Aset Tanah Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Sekarang Urus Covid-19 Dulu"



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer