Gara-gara Covid-19, Pelajar Asing Tak Diizinkan Masuk AS Jika Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

(FILES) Dalam file foto ini diambil pada 7 Mei 2020. Kampus Universitas Georgetown terlihat hampir kosong karena kelas dibatalkan karena pandemi coronavirus, di Washington, DC. Amerika Serikat mengatakan pada 6 Juli tidak akan mengizinkan siswa asing untuk tetap di negara itu jika semua kelas mereka dipindahkan secara online pada musim gugur karena krisis coronavirus.

Sementara banyak sekolah dan universitas di AS tetap pada keputusan mereka untuk memulai pembelajaran tatap muka pada tahun depan.

Sebagai contoh adalah Universitas Hardvard.

Mahasiswa tahun pertama Universitas Harvard akan diundang ke kampus tahun ini.

Sementara sebagian besar mahasiswa sarjana lainnya akan diminta untuk belajar dari dari rumah.

Hal itu dilaporkan oleh lembaga Ivy League pada hari Senin.

Pejabat universitas memutuskan untuk mengizinkan hanya 40 persen dari mahasiswa sarjana di kampus dalam upaya untuk mengurangi kepadatan dan mencegah penyebaran COVID-19.

Semua mahasiswa baru akan diundang, bersama dengan beberapa siswa lain yang memiliki hambatan belajar dari jarak jauh.

Namun, semua kelas tetap diajarkan secara online, di mana pun siswa tinggal.

Siswa yang berada di kampus akan tinggal di kamar asrama, tetapi terus mengambil kelas mereka dari jarak jauh, kata universitas.

(FILES) Dalam file foto ini diambil pada 7 Mei 2020. Kampus Universitas Georgetown terlihat hampir kosong karena kelas dibatalkan karena pandemi coronavirus, di Washington, DC. Amerika Serikat mengatakan pada 6 Juli tidak akan mengizinkan siswa asing untuk tetap di negara itu jika semua kelas mereka dipindahkan secara online pada musim gugur karena krisis coronavirus. (SAUL LOEB / AFP)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr

Berita Populer