Awalnya kabar mengenai kelayakan Sandi duduk di cabinet Jokowi disebutkan oleh beberapa lembaga survey.
Akan tetapi Sandiaga Uno tidak banyak berkomentar terkait hal tersebut.
Sebab penetapan menteri sepenuhnya hak presiden.
"Banyak sekali laporan-laporan, tapi ini kan hak prerogatif presiden.
Bagi saya kita fokus di hal-hal yang bisa kita lakukan," kata Sandiaga di Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (5/7/2020) seperti dikutip dari Tribun Jakarta.
Saat ini, dirinya hanya fokus memimpin Relawan Indonesia Bersatu dalam menangani pandemi.
Salah satunya adalah menggelar deteksi Covid-19.
Baca: Angkat Bicara soal Peta Politik di Pilpres 2024, Sandiaga Uno Enggan Jawab Peluang Duet Prabowo-Puan
Baca: Sandiaga Uno
Menurutnya penanganan pandemi Covid-19 membutuhkan bantuan berbagai pihak, khususnya di wilayah yang penyebarannya masih tinggi.
"Fokus dalam berjuang melawan covid-19 pasti ada tentunya banyak sekali laporan-laporan tapi ini kan hak prerogatif presiden,” tegasnya.
Sandiaga mencontohkan wilayah DKI yang pernah dia pimpin hingga kini belum sepenuhnya lepas dari pandemi Covid-19.
"Kita tetap support dukungan kepada Pemprov DKI, dan karena saya pernah tugas juga di Pemprov DKI saya ingin membantu rekan-rekan saya yang ingin berjuang," ujarnya.
Baca: Wacana Reshuffle Kabinet Muncul, Berikut Daftar Menteri yang Diprediksi Dipertahankan Jokowi
Baca: Soal Wacana Reshuffle, Politisi PKB Sebut Dua Menteri Ini Layak Direshuffle
Sebelumnya dalam Survei Indonesia Political Opinion (IPO) nama Sandiaga termasuk yang disebut mumpuni mengisi posisi menteri.
Namanya muncul bersama Susi Pudjiastuti, Dahlan Iskan, Rizal Ramli, Ignasius Jonan, dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Isu reshuffle kabinet sendiri mencuat setelah Jokowi menyoroti kinerja sejumlah Menteri karena dinilai lambat dalam menangani pandemi Covid-19.
Sebelumnya, Presiden Jokowi sempat marah dan menyatakan tidak puas atas hasil kerja para menterinya, pada sidang kabinet paripurna, 18 Juni 2020.
Di tengah wacana reshuffle ini, masyarakat mulai menebak jajaran menteri yang akan di-reshuffle oleh Presiden Jokowi.
Para menteri ini adalah Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Agama Fachrul Razi, hingga Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.
Ada pula yang memprediksi nama-nama menteri yang kemungkinan akan dipertahankan oleh Presiden Jokowi.