Kim Jong Un Pimpin Rapat Politbiro, Bahas Langkah Pemerintah untuk Antisipasi Covid-19

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI - Foto dipotret pada (7/6/2020) dan dirilis oleh media ofisial Korea Utara Korean Central News Agency (KCNA) pada (8/6/2020). Dalam foto tampak Kim Jong Un menghadiri dan memimpin pertemuan atau rapat Politbiro ke-13 Partai Buruh di lokasi yang tidak disebutkan di Korea Utara.

Kono mengatakan ia percaya eskalasi terbaru Pyongyang mungkin adalah "menghilangkan perhatian orang Korea Utara dari kesehatan Kim Jong Un, atau panen yang buruk, atau ekonomi yang buruk."

"Kami menduga, nomor satu, bahwa COVID-19 menyebar di seluruh Korea Utara juga, dan Kim Jong Un sedang berusaha untuk ... tidak terinfeksi oleh COVID-19," jelasnya.

"Jadi kadang-kadang dia tidak keluar (di)di depan umum."

"Nomor dua, kami memiliki beberapa kecurigaan tentang kesehatannya," lanjutnya.

"Ketiga, panen tahun lalu di Korea Utara tidak cukup baik - buruk, sebenarnya. Ekonomi di Korea Utara tidak berjalan baik."

Kono menghindari pertanyaan langsung tentang kesehatan Kim, namun, menjawab bahwa dia tidak "diizinkan untuk membahas masalah intelijen, termasuk apakah itu masalah intelijen atau bukan."

Baca: Masih Berstatus Perang Sejak 70 Tahun Silam, Korea Selatan Ingin Berdamai dengan Korea Utara

Asap mengepul di kota perbatasan Korea Utara, Kaesong, terlihat dari Paju, Korea Selatan, Selasa, 16 Juni 2020. Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara telah meledakkan gedung kantor penghubung antar-Korea di utara perbatasan Korea yang tegang. (Tangkapan layatYoutube/Guardian News) (Tangkapan layatYoutube/Guardian News)

Menteri Pertahanan Jepang itu mengaitkan pandangannya bahwa Covid-19 sudah ada di dalam DPRK karena informasi publik.

"Komandan pasukan AS di Korea juga berbicara tentang itu, dia percaya bahwa Covid-19 sudah ada di dalam Korea Utara," katanya.

“Saya pribadi setuju dengan pandangannya. Kita hanya perlu memperkirakan seberapa luas penyebarannya. ”

Komentar menteri pertahanan itu muncul setelah berminggu-minggu meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea, yang berpuncak pada penghancuran kantor Antar-Korea.

Korea Utara pada hari Rabu, bagaimanapun, dilaporkan telah membatalkan rencana untuk "aksi militer" yang tidak ditentukan terhadap Korea Selatan.

Media pemerintah tidak memberikan gambaran tentang pertemuan itu.

(FILES) Dalam file ini foto diambil pada 9 September 2018, tank Tentara Rakyat Korea (KPA) ikut serta dalam parade militer di lapangan Kim Il Sung di Pyongyang. Tentara Korea Utara "sepenuhnya siap" untuk mengambil tindakan terhadap Korsel, kata media pemerintah pada 16 Juni 2020 dalam keributan verbal terbaru dari Pyongyang, beberapa hari setelah saudara perempuan pemimpinnya mengancam gerakan militer terhadap Seoul. (Ed JONES / AFP)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)



Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer