Penumpang berinisial WH (20) tersebut merupakan seorang pelajar prohram afirmasi pendidikan menengah yang berasal dari Kabupaten Sorong Selatan.
Sebelumnya, ia berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dengan mengantongi surat keterangan kesehatan yang mengatakan dirinya positif Covid-19.
Kemudian, sesampainya di Bandara Edward Sorong, baru diketahui jika suratnya tersebut menandakan dirinya positif.
Padahal, ia berangkat menggunakan pesawat dengan rombongannya yang berjumlah 42 orang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Sorong Selatan, Abdul Banda menjelaskan, dari keterangan para siswa, mereka tidak mengetahui bahwa ada salah satu dari mereka yang terjangkit Covid-19.
Para siswa sebelumnya telah melakukan tes PCR di laboratorium Jawa Barat pada 21 Juni.
Dua hari sebelum berangkat, mereka mendapat kabar bahwa hasil PCR negatif.
"Dua hari sebelumnya ada pemberitahuan bahwa hasil swab tanggal 21 itu mereka semua negatif. Jadi prinsipnya mereka tidak tahu, baik pasien maupun rombongan tidak tahu ada dari mereka yang positif," ujar Abdul dikutip dari KompasTV, Senin (29/6/2020).
Baca: Seorang Penumpang Pesawat Jakarta-Sorong Positif Covid-19, 43 Rombongan Lain di Tes Swab
Baca: Penumpang Pesawat Keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta Kini Tak Perlu Siapkan SIKM Lagi
Baca: Tiga Pemadam Kebakaran Dipukul Hingga Berdarah oleh Warga, Diduga Kesal Karena Terlambat Datang
Adapun dokumen hasil PCR diserahkan saat mereka tiba di Bandara Soetta.
Saat melangkah masuk, secara kolektif dokumen PCR diberikan kepada petugas dan mereka diizinkan masuk.
Karena hasil swab baru diberikan di Bandara Soetta dan sebelumnya diberitahukan bahwa semuanya negatif, petugas pun terburu-buru dan tidak mengecek ulang satu per satu hasil tes swab tersebut.
"Kami tidak tahu yang terjadi di lapangan, tapi mereka mereka menerima lembar screening hasil swab saat mereka ingin melangkah masuk ke bandara di Jakarta. Jadi karena mereka buru-buru, hasil itu mereka berikan ke petugas bandara, kemudian mereka diizinkan semua," ucap Abdul.
Salah satu dari rombongan baru diketahui positif Covid-19 setelah tiba di Sorong.
Petugas memeriksa dokumen dan mendapati hasil PCR WH positif Covid-19.
WH langsung dibawa ke ke lokasi karantina, sedangkan rombongan lainnya dites swab.
Saat itu, Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Domine Edward Sorong memeriksa seluruh dokumen penumpang yang mendarat.
Saat memeriksa WH, petugas mendapati dokumen yang dikeluarkan Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang menyatakan positif Covid-19.
Baca: Fans Mia Khalifa Bikin Petisi Minta 11 Video Porno sang Idola Dihapus, Mia Janjikan Ini buat Fans
Baca: Jokowi Jengkel dengan Kinerja Menteri Kabinet, Dua Kementerian Ini Jadi Sasaran Kekesalan Presiden
Baca: Penanganan Covid-19 Tak Ada Progres, Jokowi Jengkel pada Menteri Kabinet: Apa Tidak Punya Perasaan?